Home Risalah 3 Macam Qunut dan Doa Qunut

3 Macam Qunut dan Doa Qunut

2
shalat tarawih (2)

Suaramuslim.net – Bagi umat Islam tentunya sudah tidak asing lagi dengan doa yang satu ini yaitu doa qunut. Doa qunut adalah doa khusus yang dibaca saat salat dalam posisi berdiri. Ada tiga doa qunut yang terkenal yakni qunut Subuh, qunut witir, dan qunut nazilah.

Ada 2 pendapat mengenai waktu membaca doa qunut. Pendapat pertama mengatakan bahwa doa qunut dilakukan sesudah ruku’. Sementara pendapat kedua mengatakan bahwa doa qunut dilakukan sebelum ruku’.

Pelakasanaan yang umum dilakukan di Indonesia adalah setelah ruku’. Nah, di Indonesia sejak dahulu masyarakatnya selalu membaca qunut ketika salat Shubuh. Hal ini karena masyarakat Indonesia merupakan muslim bermadzhab Imam Syafi’i.

Qunut (الْقُنُوْتُ) berasal dari qonata (قَنَتَ) yang artinya tunduk patuh. Qunut juga berarti berdiri lama, diam, taat, doa dan khusyu’. Qunut adalah bacaan doa untuk mengharapkan sesuatu dari Allah SWT. Doa tersebut bisa berisi permohonan kebaikan atau memohon agar dijauhkan dari bahaya.

Macam-macam Qunut dan Doa Qunut

Doa qunut itu bermacam-macam. Yang umum kita dengar dan lakukan adalah doa qunut yang dibaca pada waktu Shubuh atau qunut Shubuh.

Padahal ada jenis qunut yang lain selain qunut Shubuh. Paling tidak ada 3 macam qunut dalam ilmu fiqh yaitu qunut shubuh, qunut nazilah dan qunut witir. Mari kita bahas satu-satu.

  1. Qunut Shubuh

Qunut shubuh adalah qunut yang mungkin paling familiar di telinga kita. Seperti namanya, qunut shubuh dibaca tepat sebelum sujud ketika shalat shubuh. Dalam mazhab Syafi’i, doa qunut Subuh sama dengan doa qunut witir. Doa qunut Subuh ini bersumber dari hadits shahih yang diriwayatkan oleh Abu Daud, An Nasa’i, Tirmidzi dan Ahmad.

اللَّهُمَّ اهْدِنِى فِيمَنْ هَدَيْتَ. وَعَافِنِى فِيمَنْ عَافَيْتَ. وَتَوَلَّنِى فِيمَنْ تَوَلَّيْتَ. وَبَارِكْ لِى فِيمَا أَعْطَيْتَ

وَقِنِى شَرَّ مَا قَضَيْتَ. إِنَّكَ تَقْضِى وَلاَ يُقْضَى عَلَيْكَ. وَإِنَّهُ لاَ يَذِلُّ مَنْ وَالَيْتَ. وَلاَ يَعِزُّ مَنْ عَادَيْتَ تَبَارَكْتَ رَبَّنَا وَتَعَالَيْتَ

Artinya:

“Ya Allah berilah aku petunjuk sebagaimana orang yang telah Engkau beri petunjuk. Berilah aku perlindungan sebagaimana orang yang Engkau lindungi. Sayangilah aku sebagaimana orang yang telah Engkau sayangi. Berikanlah berkah terhadap apa-apa yang telah Engkau berikan kepadaku. Jauhkanlah aku dari kejelekan apa yang Engkau telah takdirkan. Sesungguhnya Engkau yang menjatuhkan hukum dan tidak ada orang yang memberikan hukuman kepada-Mu. Sesungguhnya orang yang Engkau bela tidak akan terhina. Dan tidak akan mulia orang yang Engkau musuhi. Mahasuci Engkau, wahai Rabb kami Yang Mahatinggi.”

  1. Qunut Nazilah

Qunut nazilah adalah qunut yang dilakukan ketika terjadi sesuatu yang besar seperti perang, bencana alam atau kejadian lainnya. Qunut nazilah berbeda dengan qunut shubuh. Jika qunut shubuh dilakukan pada salat shubuh saja, maka qunut nazilah dilakukan dalam shalat lima waktu. Bacaan qunut antara qunut shubuh dan qunut nazilah juga berbeda.

اللَّهُمَّ اغْفِرْ لَنَا ، وَلِلْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ وَالْمُسْلِمِينَ وَالْمُسْلِمَاتِ. وَأَلِّفْ بَيْنَ قُلُوبِهِمْ ، وَأَصْلِحْ ذَاتَ بَيْنِهِمْ ، وَانْصُرْهُمْ عَلَى عَدُوِّكَ وَعَدُوِّهِمْ

اللَّهُمَّ الْعَنْ كَفَرَةَ أَهْلِ الْكِتَابِ الَّذِينَ يَصُدُّونَ عَنْ سَبِيلِكَ ، وَيُكُذِّبُونَ رُسُلَكَ ، وَيُقَاتِلُونَ أَوْلِيَاءَكَ. اللَّهُمَّ خَالِفْ بَيْنَ كَلِمَتِهِمَ ، وَزَلْزِلْ أَقْدَامَهُمْ ، وَأَنْزِلْ بِهِمْ بَأْسَكَ الَّذِى لاَ تَرُدُّهُ عَنِ الْقَوْمِ الْمُجْرِمِينَ.  بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ اللَّهُمَّ إِنَّا نَسْتَعِينُكَ

Artinya:

“Ya Allah ampunilah dosa-dosa kami, dan dosa orang mukmin dan mukminat, muslimin dan muslimat. Damaikanlah di antara mereka. Tolonglah mereka untuk mengalahkan musuhmu dan musuh mereka. Ya Allah timpakanlah laknat kepada orang kafir ahli kitab yang telah mendustakan para utusan-Mu dan memerangi para wali-Mu. Ya Allah, gagapkanlah ucapan mereka, pecahbelahlah kekuatan mereka. Dan timpakan siksa-Mu yang tidak mungkin mampu dicegah mereka. Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Ya Allah sesungguhnya kami memohon pertolongan kepada-Mu.”

  1. Qunut Witir

Seperti namanya, qunut witir adalah qunut yang dilakukan ketika melakukan shalat witir. Dalam mazhab Syafi’i, qunut witir dilakukan selama setengah terakhir (15 malam) shalat witir di bulan Ramadhan, setelah salat tarawih. Doa qunut Witir ini bersumber dari hadis sahih yang diriwayatkan oleh Abu Daud, An Nasa’i, Tirmidzi dan Ahmad.

اللَّهُمَّ اهْدِنِى فِيمَنْ هَدَيْتَ. وَعَافِنِى فِيمَنْ عَافَيْتَ. وَتَوَلَّنِى فِيمَنْ تَوَلَّيْتَ. وَبَارِكْ لِى فِيمَا أَعْطَيْتَ

وَقِنِى شَرَّ مَا قَضَيْتَ. إِنَّكَ تَقْضِى وَلاَ يُقْضَى عَلَيْكَ. وَإِنَّهُ لاَ يَذِلُّ مَنْ وَالَيْتَ. وَلاَ يَعِزُّ مَنْ عَادَيْتَ تَبَارَكْتَ رَبَّنَا وَتَعَالَيْتَ

Artinya:

“Ya Allah berilah aku petunjuk sebagaimana orang yang telah Engkau beri petunjuk. Berilah aku perlindungan sebagaimana orang yang Engkau lindungi. Sayangilah aku sebagaimana orang yang telah Engkau sayangi. Berikanlah berkah terhadap apa-apa yang telah Engkau berikan kepadaku. Jauhkanlah aku dari kejelekan apa yang Engkau telah takdirkan. Sesungguhnya Engkau yang menjatuhkan hukum dan tidak ada orang yang memberikan hukuman kepada-Mu. Sesungguhnya orang yang Engkau bela tidak akan terhina. Dan tidak akan mulia orang yang Engkau musuhi. Mahasuci Engkau, wahai Rabb kami Yang Mahatinggi.”

Demikian pembahasan tentang macam qunut Subuh, qunut witir, dan qunut nazilah.

2 COMMENTS

  1. Ass…Mau nanya gan ? kalau doa qunut subuh itu ada berapa macam yah ? karena ada juga saya pernah baca qunut yang agak panjang dan ada juga doa qunut yang pendek…

    apakah benar ada doa qunut panjang dan pendek ?

    • Sejauh riwayat mengenai qunut, ada banyak periwayat hadits. Ada riwayat Abu Dawud, Tirmidzi, Nasai, Ibnu Majah, dan Abdurrrazaq. Di antara lima riwayat ini ada yang berbeda bacaannya, ada mirip dan bahkan ada yang sama.

      Lalu bedanya ada yang bilang itu dibaca waktu sholat Witir. Ada juga riwayat itu dibaca saat shalat Subuh. Nah, biasanya yang panjang itu, sudah improvisasi dari sang imam sholat yang memang dibolehkan asalkan yang dibaca itu doa dalam bahasa Arab, walaupun mereka mengambilnya juga dari doa-doa ma’tsur (dicontohkan) dari Nabi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.