6 Penyakit yang Sering Menghampiri Anak di Musim Hujan
Ilustrasi Anak Sakit. (Ils:Ana Fantofani/Siswi SMK Muhammadiyah 2 Surabaya)

Suaramuslim.net – Musim hujan sudah tiba nih! Apa saja yang sudah orang tua persiapkan? Payung, jas hujan, bahkan sandal mungkin sudah selalu tersedia di kendaraan pribadi. Jika persiapan orang tua sudah sematang itu, bagaimana dengan persiapan kesehatan saat musim hujan? Kira-kira langkah apa saja yang sudah orang tua lakukan sebagai pencegahan tertular penyakit di musim hujan?

Ya, saat musim hujan tiba, berbagai macam penyakit memang mudah sekali menular. Hal ini karena cuaca yang lembab dan suhu yang berubah drastis, sehingga memungkinkan mikroba untuk mudah berkembang biak.

Kondisi seperti inilah yang menyebabkan anak-anak mudah tertular berbagai penyakit. Mulai dari batuk, pilek, diare bahkan penyakit kulit pun bisa menyerang tubuh. Lalu, penyakit apa saja sih yang sering menghampiri anak saat musim hujan tiba?

  1. Influenza (Flu)

Penyakit yang paling sering menyerang saat musim hujan tiba adalah flu. Seperti namanya, penyakit ini memang disebabkan oleh virus influenza. Penyakit flu mudah sekali menular melalui batuk atau bersin. Sehingga banyak yang menganggap penyakit ini sebagai penyakit yang bersifat umum, dan hampir semua orang pernah mengalaminya. Tak terkecuali anak Anda. Nah, jika penyakit ini sedang menyerang anak Anda, lakukan beberapa cara untuk meredakannya. Misalnya dengan memberi anak banyak cairan untuk menghindari dehidrasi dan makanan bergizi.

  1. Diare
Baca Juga :  Penyakit Kusta

Diare menjadi penyakit lain yang paling banyak menyerang di saat musim hujan. Diare pun bisa dialami oleh siapa saja, termasuk anak-anak yang masih sangat kecil. Penyakit diare disebabkan oleh berbagai macam bakteri, seperti E. coli, rotavirus, shigella, cryptosporidium dan lain sebagainya.

  1. Tifus

Penyakit lainnya yang cukup sering muncul di musim hujan adalah penyakit tifus atau dikenal sebagai demam tifoid. Penyakit tifus disebabkan oleh bakteri Salmonella thyphi. Bakteri ini menular melalui makanan dan minuman yang terkontaminasi. Penyakit tifus menjadi penyakit yang cukup berbahaya jika tidak segera ditangani. Penderita bahkan bisa mengalami komplikasi seperti pneumonia, peradangan otot jantung, gagal jantung akut bahkan kematian.

  1. DBD

Pernah dengar tentang penyakit DBD? Ya, DBD atau sering disebut dengan demam berdarah dengue menjadi penyakit yang sering dialami seseorang ketika musim hujan tiba. Nah, penyakit ini ternyata disebabkan oleh nyamuk Aedes Aegypti. DBD sering membuat penderitanya mengalami nyeri di persendian dan otot. Saat DBD menjadi parah, maka akan menyebabkan perdarahan serius, penurunan tekanan darah tiba-tiba bahkan kematian.

  1. Leptosiprosis
Baca Juga :  School Shopping, Sesuai Kebutuhan Anak

Leptosiprosis mungkin penyakit yang cukup terdengar asing di telinga. Namun penyakit ini ternyata cukup sering muncul saat musim hujan. Kebanyakan orang menyebutnya sebagai “penyakit kencing tikus”. Penyakit ini ditularkan melalui tanah basah, genangan air bahkan tanaman yang sudah terkontaminasi dengan urine hewan yang terinfeksi.

Beberapa jenis hewan yang paling sering menularkan penyakit ini adalah anjing, babi, sapi, hewan amfibi, reptil dan hewan pengerat. Gejala yang ditimbulkan yaitu, demam tinggi, mual, muntah, sakit kepala, menggigil, mata merah, sakit perut dan lain sebagainya. Pada kasus khusus penyakit ini dapat menyebabkan gangguan hati, ginjal, meningitis dan kegagalan pernapasan.

  1. Malaria

Siapa sih yang tidak kenal malaria? Ternyata penyakit ini cukup sering muncul di musim penghujan lho. Malaria disebabkan oleh parasit plasmodium yang menular melalui nyamuk anopheles. Jika tidak segera ditangani, penyakit ini bisa mengancam jiwa. Nah, penyakit malaria masih cukup banyak ditemukan di beberapa wilayah Indonesia seperti Maluku, NTT dan Papua.

Penyakit di musim hujan memang sering menghampiri anak-anak. Untuk itu jangan lupa untuk selalu menjaga kebersihan. Segera lakukan penanganan tepat saat anak mulai terserang berbagai macam penyakit di musim hujan. Salah satu penanganan yang baik adalah dengan berkonsultasi dengan dokter.

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.