Uang kertas 100.000 an. Foto: watyutink.com

Suaramuslim.net – Bulan Ramadan menjadi momen yang spesial bagi umat muslim. Di sinilah kita melatih kesabaran dan lebih banyak beribadah dibandingkan biasanya. Tak hanya pola makan, bulan puasa membuat pola keuangan seseorang turut berubah, apalagi menjelang hari raya Idulfitri.

Menjelang hari raya Idulfitri, semua orang termasuk kamu punya rencana masing-masing yang akan dilakukan bersama keluarga besar, bukan? Apalagi kamu yang mendapat uang tambahan dari perusahaan berupa Tunjangan Hari Raya (THR).

Eiits! Sebelum memikirkan berbagai macam keborosan yang akan dilakukan nanti, simak terlebih dahulu yuk, tips mengelola THR yang tepat dan cerdas.

1. Cek kondisi finansial

Hal pertama yang harus dilakukan jika ingin mengatur THR adalah, kita harus mengetahui terlebih dahulu bagaimana kondisi keuangan kita.

Penting untuk mengetahui, bagaimana situasi Covid-19 ini mengubah kondisi finansial kita. Coba cari tahu bagaimana kondisi keuangan kita untuk tiga bulan ke depan.

Apakah pendapatan kita masih aman? Berapa sisa tabungan atau dana darurat yang dimiliki? Apa saja cicilan yang menanti untuk dilunaskan? Semuanya harus diketahui dengan baik.

Dengan mengetahui kondisi keuangan secara jelas, tentu kamu akan terbantu untuk membuat alokasi keuangan yang benar.

2. Buat rencana pengeluaran lebaran

Sesuai dengan namanya, THR memang ditujukan untuk menutupi kekurangan dana dalam memenuhi kebutuhan hari raya yang melonjak. Maka dari itu, setidaknya kamu sudah harus mempersiapkan rencana pengeluaran untuk keperluan lebaran.

Oleh karena itu, persiapkan rencana tersebut di dalam bentuk daftar belanja. Selalu ingat prioritas kebutuhan dan jangan sampai menuruti keinginan.

Dengan menuruti keinginan, maka kamu bisa mengalami kantong kering pasca lebaran karena uang THR sudah habis, dan bahkan sangat mungkin jika terlalu boros, kamu harus menutupi minus belanja hari raya. Jadi fokuskan uang THR untuk keperluan lebaran dengan menggunakannya secara wajar dan tidak terlalu boros dalam berbelanja.

3. Dana darurat

Gunakan uang THR untuk simpanan dana darurat. Dana darurat itu penting sebab akan bermanfaat menolongmu ketika masa corona atau pas terkena musibah. Misalnya, kehilangan pekerjaan, keluarga sakit, kecelakaan, atau mobil/motor mendadak rusak.

Alokasikan sebesar 20-30 persen dari uang THR untuk kas dana darurat. Pilih instrumen yang mudah dicairkan dan rendah risiko untuk menyimpan dana darurat seperti uang tunai, tabungan, deposito, emas atau reksadana pasar uang.

Khusus bagi kamu yang tidak punya dana darurat sama sekali, segera mulai. Tapi, tidak perlu ngoyo mengumpulkannya, mulai bertahap saja yaitu sisihkan uang THR dan uang gaji sebesar 10-20 persen setiap bulan.

Sementara, bagi yang punya dana darurat, tetaplah disiplin menabung hingga nilainya mencukupi. Level ideal dana darurat yakni 5-6 kali pengeluaran bulanan.

4. Berzakat dan bersedekah

Zakat merupakan hal yang wajib ditunaikan umat Muslim, khusus untuk Ramadan diwajibkan juga untuk melakukan zakat fitrah.

Sedangkan bersedekah dapat dilakukan sebagai bentuk berbagi dengan siapa saja saudara kita yang membutuhkan. Jangan sampai THR dihabiskan untuk berbelanja, namun kewajiban sebagai umat beragama terabaikan.

5. Prioritas THR untuk melunasi utang

Tidak ada salahnya ketika kamu masih mempunyai utang, prioritaskan dulu THR tersebut agar beban terasa ringan. Momen ini sangat tepat jika kamu gunakan untuk mengurangi beban utang karena uang THR merupakan dana yang terpisah dari anggaranmu selama ini.

Sebagai konsekuensi, kamu tidak bisa belanja lebih banyak menjelang lebaran, akan tetapi kamu sudah meringankan kondisi keuangan dan ini sangat menguntungkan.

6. Berbelanja pakaian seperlunya

Jelang perayaan hari lebaran, banyak sekali toko offline atau online yang memasang label diskon pada produk mereka. Godaan ini bikin jiwa konsumtif kamu bergejolak ingin membeli barang tersebut padahal belum tentu masuk dalam kebutuhan utama milikmu. Jangan sampai kalap ya!

Belilah beberapa baju dan perlengkapan lainnya yang sangat dibutuhkan. Jika ternyata ada beberapa model pakaian yang masih layak dipakai saat lebaran nanti, kenapa tidak?

Lebaran tidak harus baju baru lho, justru perayaan Idulfitri mengharuskan lahirnya pribadi yang lebih baik lagi dari sebelumnya.

7. Buat prioritas

Kita harus ingat bahwa THR bukanlah bonus tambahan yang bisa langsung dihabiskan untuk daftar barang yang kita inginkan. THR itu adalah rezeki tambahan yang berguna untuk kelangsungan hidup kita.

Jadi prioritaskan THR untuk hal yang lebih penting, seperti membangun dana darurat, membayar utang, berinvestasi, dan membeli asuransi jika belum memiliki.

Buatlah goal yang bermakna untuk hidup kita dan keluarga dengan THR. Atau bisa juga mengatur THR dengan mulai mengalokasikan sebagian untuk dana pensiun, dana haji, atau untuk DP membeli rumah.

Di tengah pandemi Covid-19 ini semuanya serba tidak pasti. Jadi ada baiknya kita terus berjaga-jaga, termasuk mengisi dana darurat yang nantinya akan dibutuhkan.

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.