Suaramuslim.net – Sebagian dari kita seringkali melihat rezeki hanya persoalan uang yang kita hasilkan dari jerih payah bekerja. Padahal rezeki tak hanya itu. Rezeki Allah teramat luas cakupannya. Setidaknya ada delapan jalan rezeki yang Allah berikan untuk hambanya. Semuanya tertuang dalam Al Qur’an. Apa sajakah itu?

Rezeki Karena Sedekah (Al Baqarah: 245)

“Siapakah yang mau memberi pinjaman kepada Allah, pinjaman yang baik (menafkahkan hartanya di jalan Allah), maka Allah akan meperlipat gandakan pembayaran kepadanya dengan lipat ganda yang banyak.”

Rezeki yang Telah Dijamin (Hud: 6)

“Dan tidak ada suatu binatang melata pun di bumi melainkan Allah-lah yang memberi rezekinya.”

Rezeki Karena Bersyukur (Ibrahim: 7)

“Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu.”

Rezeki Karena Anak (Al Isra: 31)

“Dan janganlah kamu membunuh anak-anakmu karena takut kemiskinan. Kamilah yang akan memberi rezeki kepada mereka dan juga kepadamu.”

Rezeki Karena Menikah (An Nur: 32)

“Dan kawinkanlah orang-orang yang sendirian di antara kamu, dan orang-orang yang layak (kawin) dari hamba-hamba sahayamu yang lelaki dan hamba-hamba sahayamu yang perempuan. Jika mereka miskin Allah akan memampukan mereka dengan karunia-Nya.”

Rezeki Karena Usaha (An Najm: 39)

“Dan bahwasanya seorang manusia tiada memperoleh selain apa yang telah diusahakannya.”

Rezeki Tak Terduga Karena Takwa (At Talaq: 2-3)

“Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar. Dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya.”

Rezeki Karena Istigfar (Nuh: 10-12)

“Mohonlah ampun kepada Tuhanmu, sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun. Niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat, dan membanyakkan harta dan anak-anakmu.”

3 COMMENTS

    • jalan rezeki dari Allah jumlah tak terbatas. Tak akan sanggup dihitung manusia.

      وَاللّٰهُ يُضٰعِفُ لِمَنْ يَّشَاۤءُ ۗوَاللّٰهُ وَاسِعٌ عَلِيْمٌ
      wallāhu yuḍā’ifu limay yasyā`, wallāhu wāsi’un ‘alīm
      “…Allah melipatgandakan (karunia Nya) bagi siapa yang Dia kehendaki, dan Allah Mahaluas (karuniaNya), Maha Mengetahui.(QS. 2:261)
      8 jalan rezeki yang kami tulis ini hanya contoh sekelumit. Silakan perbanyak jalan menjemput rezeki Allah, bisa dengan bermuamalah, berdoa, sholawat, dll seperti yang Anda sudah pahami dan sudah Anda amalkan. Semoga berkenan

  1. Assalamu’alaikum wr,wb. Salam sejahtera untuk kita semua.izinkan saya berbagi kisah hidup saya tentang REZEKI DAN ISTIDRAJ yang dulu pernah mengalami DAMPAK BAHAYA ISTIDRAJ.

    Saya bekerja di bidang Property, alhamdulillah karir melejit dan harta melimpah. Rumah mewah saya punya 2, kendaraan mewah juga punya. Saya merasa enjoy dengan kehidupan seperti itu dan tidak merasa janggal awalnya. Namun lama kelamaan saya mikir kenapa dengan harta melimpah koq saya SEMAKIN JAUH dengan yang memberikan rizki. Ibadah tidak pernah, sholat wajib saya abaikan. jangankan yang sunah, yang wajib pun tidak saya kerjakan. Zakat penghasilan pun tak pernah, tapi pajak rutin.

    Suatu ketika ada hal sepele yakni saya menggagalkan kerjasama dengan seseorang karena saya beralasan sepak terjang orang tersebut masih jauh di bawah saya. saya berpikir “dia yang butuh kenapa saya yg harus repot”. Hal kecil itulah yang mengawali kehancuran usaha saya, hampir semua rekanan sudah tidak mau lagi kerjasama dengan saya. Usaha saya secara drastis turun, nama saya sudah tidak seharum dulu dikalangan pengusaha property. Usaha selalu rugi.

    Untuk mengatasi kerugian saya berhutang. Ada 7 titik hutang saya , total 1,7 M. angka yang membuat saya putus asa. Saat itu sisa aset saya hanya 600an Juta, jika saya jual pun sudah tak mampu untuk melunasi. Disinlah saya merasa Hidup tapi mati.

    Pada suatu ketika saya diajak oleh saudara untuk mendekat dengan Allah dengan cara yang baik. Saya dikenalkan oleh seseorang yang menurut saya beliau adalah orang yang istimewa. Beliau mengajarkan saya cara bertaubat, cara beribadah yang benar, sedekah, zakat yang benar dll. Beliau juag membantu dalam finansial saya. Sungguh luar biasa. Dari penjelasan beliau, singkat kata saya telah terkena ISTIDRAJ, astoughfirulloh.

    Perlahan saya mulai membangun jaringan usaha property kembali dengan hanya menjual setengah dari asset saya. Dibantu beliau dari segi permodalan alhamdulillah hutang saya LUNAS hanya dengan waktu 7 bulan. Mengapa begitu cepat lunas? kerena semua berkat bantuan ALLAH SWT. Maha Besar Allah, Allah Maha Kaya.

    Dari pengalam saya ini, kemudian saya muncul ide untuk menerima konsultasi berkaitan dengan finansial, terutama hutang berbau riba.

    Mudah-mudahan Saudara tetap berpegangan teguh kepada ALLAH untuk segala urusan.Semoga kisah saya ini menginspirasi saudara. Terimakasih, Wassalamu’alailum wr.wb. SALAM HORMAT, ([email protected])  

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.