TAIPEI (Suaramuslim.net) – Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) menunjukkan kiprahnya di tingkat internasional melalui keberhasilan mahasiswa yang mengikuti International Industrial Talents Education Special Program (INTENSE) di St. John’s University (SJU) Taiwan.
Pada prosesi wisuda yang berlangsung Kamis (11/6/2026), Direktur PENS, Dr.-Ing. Ir. Arif Irwansyah, S.T., M.Eng. bersama Kepala Kantor Urusan Internasional Prof. Iwan Syarif, Ph.D. hadir secara langsung untuk memberikan dukungan dan apresiasi kepada para mahasiswa PENS yang telah menyelesaikan studi mereka di Taiwan.
Program INTENSE merupakan program yang didukung oleh Kementerian Pendidikan Taiwan (Ministry of Education Taiwan) untuk menyiapkan talenta internasional melalui kolaborasi antara perguruan tinggi dan dunia industri.
Dalam wisuda tahun 2026 ini, PENS menjadi perguruan tinggi dengan jumlah wisudawan terbanyak dibandingkan perguruan tinggi Indonesia lainnya yang mengikuti Program INTENSE di St. John’s University, dengan total 46 wisudawan. Jumlah tersebut terdiri atas 41 mahasiswa Program 3+1 dan 5 mahasiswa Program 2+2.
Selain PENS, program INTENSE diikuti oleh berbagai perguruan tinggi Indonesia lainnya, antara lain Universitas Surabaya (Ubaya), Universitas Islam Malang (UNISMA), Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya (ITATS), Universitas Narotama, Universitas Muhammadiyah Surabaya, Politeknik Negeri Jakarta (PNJ), Universitas Katolik Parahyangan (UNPAR), Universitas Wijaya Kusuma Surabaya (UWKS), UIN Sunan Ampel Surabaya (UINSA), dan Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (UNUSA).
Program INTENSE memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk memperoleh pengalaman belajar internasional yang terintegrasi dengan kebutuhan industri.
Berbagai perusahaan mitra yang tergabung dalam program ini turut hadir dalam prosesi wisuda sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan talenta global dan peluang karier bagi para lulusan.
Program ini memang dirancang untuk menghubungkan pendidikan tinggi dengan kebutuhan dunia industri sehingga lulusan memiliki kesiapan kerja yang lebih baik pada tingkat internasional.
Kebanggaan tersendiri bagi PENS hadir pada prosesi wisuda tahun ini ketika dua mahasiswa PENS memperoleh penghargaan dari Ministry of Education Taiwan atas keberhasilan mencapai kompetensi bahasa Mandarin dengan standar internasional TOCFL Level B1, yaitu: Rakha Bisma Aldomi (D4 Teknik Elektronika) dan Elham Cahya Rahmadani (D4 Teknologi Rekayasa Telekomunikasi).
Penghargaan tersebut menjadi bukti bahwa mahasiswa PENS tidak hanya unggul dalam kompetensi akademik dan teknis, tetapi juga memiliki kemampuan komunikasi internasional yang menjadi salah satu kunci keberhasilan dalam lingkungan kerja global.
Direktur PENS menyampaikan apresiasi atas capaian para mahasiswa yang berhasil menyelesaikan studi sekaligus memperoleh pengakuan internasional.
“Kami bangga melihat mahasiswa PENS mampu beradaptasi dan berprestasi di lingkungan internasional. Menjadi perguruan tinggi dengan jumlah wisudawan terbanyak pada Program INTENSE tahun ini menunjukkan tingginya kepercayaan mitra internasional kepada kualitas mahasiswa PENS,” ujarnya.
“Penghargaan yang diraih mahasiswa PENS atas kemampuan bahasa Mandarin juga membuktikan bahwa mereka memiliki daya saing global, baik dari sisi akademik, keterampilan teknis, maupun kemampuan komunikasi lintas budaya,” tambahnya
Keikutsertaan mahasiswa PENS dalam Program INTENSE merupakan bagian dari komitmen institusi untuk memperluas jejaring internasional, memperkuat kolaborasi dengan perguruan tinggi dan industri global, serta menyiapkan lulusan yang siap berkontribusi pada pengembangan teknologi dan industri di tingkat nasional maupun internasional.
Penyunting: Muhammad Nashir

