Aa Gym Jurnalisme Adalah Ladang Amal
Aa Gym bersama Ketua Umum JITU, Dewan Syuro JITU dan Dirut DT Peduli, Bandung 6 Mei 2018 (Foto: JITU)

Bandung (Suaramuslim.net) – “Menulis berita yang paling penting Allah ridha, jangan terpancing membuat berita yang membuat Allah tidak suka dengan kita. Siapa lagi yang kita cari selain Allah. Jangan menuhankan tulisan ataupun ikhtiar, jangan melupakan Allah”. Begitu salah satu bunyi pesan K.H. Abdullah Gymnastiar kepada anggota dan pengurus Jurnalis Islam Bersatu (JITU) di Masjid Daarut Tauhid Bandung pada Ahad (06/05/18).

Pesan ini disampaikan da’i yang akrab disapa Aa Gym itu dalam agenda ramah tamah Jurnalis Islam Bersatu (JITU) Bandung, setelah daurah penerimaan anggota baru di Kompleks Pesantren Daarut Tauhid, Bandung, Jawa Barat.

Aa Gym menyebut, yang membolak balikkan hati itu Allah, bukan tulisan. “Yang dikhawatirkan adalah para jurnalis ini membuat tulisan, menulis Allah, tapi gak yakin dengan Allah. Lupa bahwa dia lagi ditatap Allah,” lanjutnya.

Menurut Aa Gym menulis itu adalah ladang amal, jangan sampai para jurnalis menganggapnya sebagai sesuatu yang benar-benar menentukan, karena yang menentukan itu hakikatnya adalah Allah.

Baca Juga :  Orientasi Media Islam (Menyambut HPN Tahun 2018)

“Contohlah Ali bin Abi Thalib, pernyataannya sepatah dua patah saja, tidak banyak, tapi karena ucapan itu lahir dari hati dan mulut yang makrifat kepada Allah, akhirnya jadi monumental”, ujar Aa Gym.

Dewan Pembina Yayasan Darut Tauhid Bandung ini juga memberikan nasihat agar para jurnalis Islam membuat berita yang “BAL” (benar, lengkap dan akurat) supaya tidak terjerumus ikut memberitakan sesuatu yang hoax.

Reporter: Ahmad Jilul Qur`ani Farid
Editor: Muhammad Nashir

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.