Agar Pemuda Sukses Menghadapi Disrupsi

32
Emil Dardak, Goris Mustaqim dan Ismail Nachu dalam Oase Bangsa Suara Muslim (Dok Suara Muslim)

SURABAYA (suaramuslim.net) – Laporan yang dikeluarkan oleh PBB pada Oktober 2016 yang berjudul On Financing Global Opportunity – The Learning Generation mengatakan dengan pencepatan teknologi seperti saat ini, hingga tahun 2030, sekitar 2 miliar pegawai di seluruh dunia akan kehilangan pekerjaan.

Dalam Obrolan Aktual Seputar Kebangsaan (OASE BANGSA) Suara Muslim pada Rabu (25/10) topik diatas diperbincangkan dan dikontekstualisasikan sebagai tantangan dan peluang bagi Pemuda.

Bupati Trenggalek Emil Dardak mengatakan terjadi disrupsi yakni perubahan cepat yang merusak tatanan lama dan menjadi tantangan bagi generasi muda.

“Hari ini banyak pekerjaan yang tidak relevan dimana industrialisasi sudah digantikan oleh robotisasi, disisi lain pemuda sejak dahulu memiliki peran dan energi yang besar, sudah saatnya energi pemuda diarahkan untuk menghadapi tantangan disrupsi yang terjadi dengan menggerakkan perubahan, bukan menunggu momentum, dengan cara berinovasi untuk menggerakkan perubahan” papar Emil.

Senada dengan Emil Dardak, Goris Mustaqim seorang Sociopreneur yang telah membangun Kabupaten Garut mengatakan anak muda telah terbukti mampu menggerakkan perubahan dan melampaui para pendahulunya.

“Generasi muda hari ini adalah generasi yang beruntung, karena jika bergerak dengan tepat dalam waktu cepat bisa menghadirkan perubahan yang luar biasa. Dalam bisnis misalkan Perusaahan baru bisa menyaingi perusahaan yang berusia ratusan tahun, kita lihat Nadiem Makariem dengan Gojek yang sudah mendapatkan valuasi diatas 1 Milyar Dollar menyaingi perusahaan lain yang berusia ratusan tahun” jelas Goris.

Goris menambahkan tak hanya dari aspek bisnis namun juga dari sisi kontribusi pemuda hari ini merasa perlu untuk berkontribusi.

“Bagi pemuda hari ini untuk dapat eksis, maka ia perlu berkontribusi, dan saya menyaksikan sendiri di seluruh Indonesia bagaimana para pemuda berkontribusi menggerakkan perubahan di desa-desa” pungkas Goris.

Reporter : Ahmad Jilul Qur’ani Farid

Editor : Muhammad Nashir

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here