Nasi briyani. Foto: Pixabay.com

Suaramuslim.net – Lebaran selalu identik dengan makanan-makanan khas yang nggak pernah bisa terlewatkan. Di Indonesia sendiri, makanan seperti ketupat, opor ayam, rendang, sambal goreng ati, kue kering dan berbagai makanan khas lainnya pasti sudah siap tersedia saat lebaran. 

Nah, kalau di negara lain, menu khas Lebaran seperti apa ya yang biasa disajikan di sana?

1. You Xiang dari Tiongkok

Foto: parenting.orami.co.id

Meskipun umat muslim di Tiongkok termasuk dalam jumlah yang minoritas, kemeriahan di hari Lebaran tetap tidak mau dilewatkan. Mereka tetap antusias merayakan perayaan ini.

Perayaan lebaran di Tiongkok sering ditandai dengan melakukan kunjungan ke orang tua sebelum kembali ke rumah untuk memakan you xiang. Menu khas Lebaran asli Tiongkok ini sering disajikan dengan sup atau nasi.

You xiang adalah camilan sederhana berbahan dasar tepung yang diterjemahkan sebagai ‘aroma minyak’ yang agak tidak menarik. Pembuatan you xiang ini cukup panjang karena melalui persiapan dan ritual tertentu.

2. Kahk dari Mesir

Foto: panorama-jbt.com

Makanan khas Lebaran di Mesir bernama kahk. Ini adalah kue kering yang dibuat dengan isian kacang di dalam, serta taburan gula halus di bagian luarnya.

Karena mirip dengan biskuit, kue ini akan lebih nikmat bila dinikmati bersama teh. Selain itu, kue kering ini juga mengandung protein dan karbohidrat yang baik untuk tubuh.

3. Ketupat dari Indonesia

Foto: wowkeren.com

Setiap hari raya Idulfitri setiap keluarga di Indonesia menyediakan ketupat sebagai pengganti nasi. Biasanya ketupat disajikan berbarengan dengan opor ayam.

4. Biryani dari Persia

Foto: cigna.co.id

Biryani merupakan makanan khas yang berasal dari Persia dan sangat populer di wilayah Asia Selatan, terutama India. Biryani dimasak dengan cara mencampurkan nasi, rempah-rempahan, jahe, bawang, tomat. Kamu juga dapat menambahkan daging ayam agar rasanya lebih enak.

5. Aseeda dari Sudan

Foto: youtube.com

Aseeda merupakan hidangan yang sering disantap saat orang-orang di Sudan merayakan Lebaran bersama teman, tetangga, atau keluarga besar. Menu makanan ini dibuat dari campuran tepung gandum, mentega, madu, dan pemanis tambahan lain yang dianggap perlu.

6. Sheer Kurma dari Pakistan

Foto: umroh.com

Kurma memang menjadi favorit saat Ramadan hingga Lebaran. Di Pakistan, olahan kurma paling favorit adalah sheer kurma, yakni sajian puding yang terdiri dari campuran kurma, susu, sekaligus vermicelli.

7. Hyderabad Haleem dari India

Foto: cntraveller.in

Siapa yang doyan daging kambing nih? Pasti bakal suka dengan sajian khas Lebaran dari India satu ini.

Kambing direbus, lalu dicampur dengan telur, bubur gandum, dan ditaburi bawang goreng yang berlimpah supaya semakin sedap. Gurih banget, cobain deh!

8. Bint Alsahan dari Yaman

Foto: akurat.co

Makanan khas Lebaran di Yaman adalah Bint Alsahan. Di negara dengan populasi Muslim sekitar 27 juta orang, setiap keluarga akan santap siang pada saat Lebaran. Keluarga akan menikmati sepiring Bint Alsahan, sebuah camilan terbuat dari lipatan atau lapisan adonan mentega tipis. Atas lipatan tersebut ada madu dan biji nigella yang menambah rasa manis Bint Alsahan.

9. Meloui dan Chicken Bastila dari Maroko

Foto: inibaru.id

Negara Maroko juga mempunyai makanan lezat khas lebaran lho, namanya Meloui dan Chicken Bastilla. Makanan ini selalu hadir di saat hari raya Idulfitri tiba. Meloui merupakan camilan yang terbuat dari terigu, gula, garam dan ragi, sedangkan Chicken Bastilla adalah kue yang terbuat dari bahan dasar ayam.

10. Cambaabur dari Somalia

Foto: holamigo.id

Cambaabur ialah makanan khas Lebaran dari Somalia. Sekilas kue ini mirip leker. Orang Somalia biasanya memakannya dengan topping yoghurt atau gula.

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.