Bayi Memakai Sarung Tangan dan Kaus Kaki, Perlukah?

Bayi Memakai Sarung Tangan dan Kaus Kaki, Perlukah?

Bayi memakai sarung tangan dan kaos kaki. Foto: Parenting.oram

Suaramuslim.net – Barang wajib yang perlu dibeli saat mempersiapkan kelahiran bayi di antaranya adalah sarung tangan dan kaus kaki bayi. Kita akan menghitung, berapa pasang yang diperlukan untuk bayi kelak.

Tapi, pernahkah kita berpikir, apakah sarung tangan dan kaus kaki ini sangat diperlukan bayi?

Sarung tangan

Sarung tangan bayi biasanya bertujuan untuk melindungi dan menghindarkan kulit muka bayi dari luka goresan kuku panjangnya. Perhatikan:

  • Sebaiknya sarung tangan tidak dipakaikan terlalu lama.
  • Penggunaannya hanya bila cuaca atau suhu dingin.
  • Gunakan bila tangannya terlihat aktif meraba mukanya.
  • Pemakaian yang terlalu lama bisa mengganggu perkembangan sensorik dan motorik telapak tangan dan jemari bayi. Ia tidak bisa merasakan sensasi dari benda yang dipegangnya.
  • Pilihlah kaus tangan yang terbuat dari bahan yang halus.

Kaus kaki

Kaus kaki biasanya lebih sering digunakan oleh bayi. Perhatikan:

  • Kaus kaki terbuat dari bahan yang halus dan lembut.
  • Pada musim hujan dan suhu sedang dingin, bisa gunakan kaus kaki dari bahan wool.
  • Jangan sampai ada benang yang terlepas pada bagian dalam kaus kaki, karena jari kaki bayi bisa terlilit.
  • Karet di lingkar kakinya jangan terlalu ketat, karena dapat mengganggu peredaran darahnya.
  • Pilihlah kaus kaki yang masih menyisakan ruang kurang lebih 0,5 – 1,5 cm, agar kaki bayi bisa leluasa bergerak.
  • Jaga kebersihan kakinya.
  • Jangan biarkan bayi memakai kaus kaki seharian penuh, karena bisa mengundang jamur tumbuh. Beri kesempatan kaki bayi terkena udara.

Pro kontra bayi memakai sarung tangan dan kaus kaki

Jadi, apakah sarung tangan dan kaus kaki di butuhkan? Yuk simak beberapa pro dan kontra penggunaan sarung tangan dan juga kaus kaki yang dilansir dari parenting.orami.co.id.

1. Sarung tangan bisa mencegah luka eksim

Jika bayi mengidap eksim yang serius, tentunya menggaruk wajah bisa menyebabkan luka serius dan cukup sulit diobati. Penggunaan sarung tangan pada bayi pengidap eksim bisa menjadi solusi jangka pendek.

2. Sarung tangan bisa membuat bayi kepanasan

Tinggal di negara tropis, alasan penggunaan sarung tangan dan kaus kaki agar bayi hangat adalah sangat tidak logis, justru sebaliknya bayi bisa kepanasan.

3. Kuku bayi bisa dipotong tanpa perlu menunggu 40 hari

Alasan bayi dipakaikan sarung tangan dan kaus kaki adalah karena katanya kuku bayi tidak boleh dipotong hingga berusia 40 hari. Padahal kuku bayi bisa dipotong sebelum bayi berumur 40 hari, lho, sehingga aman bayi tanpa menggunakan sarung tangan dan kaus kaki.

4. Menghambat stimulasi

Telapak kaki dan telapak tangan merupakan daerah paling sensitif terhadap sentuhan. Penggunaan sarung tangan dan kaus kaki bisa menghambat stimulasi indera peraba pada anak.

Jika sarung tangan dan kaus kaki dilepas, bayi seringkali akan menggenggam jari orang-orang di sekitarnya, hal ini bisa menjadi momen paling indah bagi orang tua dan anak. Bayi juga bisa belajar mengenai sentuhan lebih banyak.

Like this article?

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on WhatsApp
Share on Telegram

Leave a comment