Beda Gak sih Lontong dengan Ketupat?

163
ketupat
Potongan ketupat (Sumber: hellobogor.com)

Suaramuslim.net – Ketupat dan lontong, makanan khas Tanah Air yang banyak digemari oleh masyarakat Indonesia dari generasi ke generasi. Kedua makanan tersebut biasanya disajikan pada momen-momen khusus. Seperti ketupat yang identik dengan perayaan hari raya Umat Islam. Begitu halnya dengan lontong yang juga disajikan pada acara khusus, maupun menjadi menu hidangan sehari-hari.

Meski sama-sama menggunakan beras, namun tetap ada perbedaan lho dari keduanya. Pertama lontong, panganan yang banyak dijumpai khususnya di pulau Jawa ini terbuat dari beras yang dibungkus menggunakan daun pisang, lalu dikukus hingga matang. Campuran daun pisang dan beras menjadikan lontong beraroma khas serta punya penampilan menarik di bagian luarnya, yaitu putih kehijauan layaknya warna daun pisang. Selain menggunakan daun pisang, alternatif bahan lain menggunakan plastik. Ukuran plastik yang digunakan bermacam-macam sesuai dengan kebutuhan orang yang memasak. Di dalam plastik biasanya tetap ditambahkan sedikit daun untuk mempercantik warna dan rasa lontong.

-Advertisement-

Buras atau Burasa

Sebagian masyarakat, terutama warga Makassar, ada yang menyamakan lontong dengan Buras atau Burasa. Jenis panganan ini memang tidak jauh berbeda dengan lontong, bahkan bentuk dan tampilannya pun sama. Sama-sama dibungkus daun pisang dan dikukus hingga matang. Perbedaan lontong dengan buras terletak pada komposisi dasar. Pembuatan buras diawali dengan perebusan beras setengah matang. Bedanya, ketika direbus, beras tersebut dicampur dengan air santan dan sedikit parutan kelapa.  Selain aroma yang wangi, buras juga memiliki rasa khas yaitu rasa gurih yang berasal dari santan dan kelapa bercampur dengan beras.

Baca Juga :  Sajian Renyah dari Kulit Sapi

Ketupat

Berbeda dengan lontong ataupun buras, ketupat dibungkus menggunakan daun kelapa muda atau dikenal dengan sebutan janur yang sudah dianyam menjadi model tertentu. Setelah dianyam, ketupat lalu diisi dengan beras yang sudah dicuci. Lalu rebus ketupat kurang lebih selama 3-5 jam.

Baik lontong, buras, maupun ketupat memiliki rasa dan aroma berbeda satu sama lain. Perbedaan itu selain berasal dari aroma yang dikeluarkan oleh bahan pembungkusnya, ada juga tambahan bahan dasar lain seperti pada pembuatan buras. Hidangan lontong biasanya disajikan dengan menu lain. Seperti soto, ada juga sate ayam yang dimakan dengan lontong, opor dan sebagainya.

Kontributor: Siti Aisah*
Editor: Oki Aryono

*Lulusan S1 Ilmu Komunikasi Unair

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.