BENGKULU (Suaramuslim.net) – Gempa dengan magnitudo lebih dari 5 menggoncang Bengkulu pada Rabu (19/8) pagi. Goncangan pertama terjadi pada pukul 05.23 WIB dengan kekuatan M6,9 pada kedalaman 10 kilometer. Hanya berselang 7 menit, gempa kembali terjadi berkekuatan M6,8 pada kedalaman 11 kilometer.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa tersebut tak memicu tsunami walau pusat gempa berada di lautan.

Apra Julianda Poetra dari tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) Bengkulu mengatakan, gempa sangat terasa di wilayah Kota Bengkulu. Saat gempa terjadi, warga mengalami kepanikan. Mereka keluar dari bangunan. Beruntung, hingga saat ini belum ada laporan kerusakan akibat gempa.

“Saat ini kondisi di kota sudah kembali normal, tapi warga masih merasa takut dan waspada jika ada gempa susulan. Walau begitu, tim ACT dan Masyarakat Relawan Indonesia telah dan tetap siaga,” jelasnya.

Kepala Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono mengatakan, dua gempa yang terjadi hampir bersamaan dan lokasi yang dekatan disebut dengan “doublet”.

Sementara setelah gempa tersebut tercatat juga gempa susulan yang jumlahnya hingga lima kali dengan kekuatan M3,4 sampai M4,9.

“Sebaiknya masyarakat menghindari bangunan yang mudah runtuh atau sudah retak,” imbau Daryono.

Selain gempa, belakangan berbagai bencana alam kerap melanda Indonesia, mulai dari banjir, kekeringan hingga kebakaran. Bagi masyarakat yang ingin membantu korban bencana alam tersebut, ACT melalui laman Indonesia Dermawan membuka kesempatan untuk semua pihak mengambil bagian dalam aksi kebaikan untuk menghadapi bencana.

Saatnya kita bantu saudara kita yang terkena musibah bencana dengan menyisihkan sebagian rezeki kita melalui https://indonesiadermawan.id/BersamaAtasiBencana. Atau bisa transfer melalui BNI Syariah 66 00000 153 dan MANDIRI 127 000 766 9623.

Reporter: Chamdika Alifa
Editor: Muhammad Nashir

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.