Jemaah Calon Haji gelombang kedua yang akan berangkat, foto: Humas PPIH Surabaya

SURABAYA (Suaramuslim.net) – Gelombang kedua pemberangkatan Jemaah Calon Haji (JCH) Embarkasi Surabaya mulai diberangkatkan ke Bandar Udara Juanda Secara bertahap pada Sabtu (20/7) pukul 19.00 WIB.

Selanjutnya gelombang kedua yang meliputi kloter 41, 42, 43, dan 44 itu akan diterbangkan ke Bandar Udara King Abdul Aziz Jeddah pukul 21.00 WIB dan Ahad (21/7) dini hari.

Berbeda dengan gelombang pertama, gelombang kedua JCH yang hendak diberangkatkan terlebih dahulu diharuskan mengenakan kaih ihram. Hal ini demi mempermudah JCH ketika mendarat di Jeddah agar bisa langsung menuju Makkah.

“Tahun lalu juga seperti ini, JCH gelombang kedua sudah harus menggunakan kain ihram, jadi JCH sudah tidak repot-repot lagi,” ujar Jamal selaku sekertaris Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Surabaya.

Meski sudah memasuki gelombang kedua, visa JCH dapat dituntaskan dengan baik. Hingga saat ini, visa yang sudah siap mencapai kloter 56. Menurut Jamal, PPIH Eembarkasi Surabaya terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat.

“Visa ini sudah aman, tentunya semakin bertambah hari maka penyelesaian visa ini bisa secepatnya sampai kloter terahir,” terang Jamal.

Selanjutnya Jamal memaparkan bahwa PPIH Embarkasi Surabaya sudah siap menyambut kedatangan JCH asal Provinsi Bali dan Nusa Tenggara Timur. Menurutnya kesiapan itu ditunjukkan dengan telah terpasangnya alat biometrik di beberapa gedung seperti Zaitun dan Mina.

“Karena Provinsi Bali dan NTT ini belum biometrik, maka kami sudah siapkan jauh-jauh hari. Biometrik ini prosesnya sebentar, hanya kornea dan sidik jari, mudah-mudahan tidak mengganggu jadwal pemberangkatan,” imbuh Jamal.

Dikarenakan suhu di Arab Saudi terus naik hingga terakhir mencapai 43 celcius, Jamal berpesan kepada JCH yang berada di tanah suci untuk betul-betul menjaga kesehatan.

“Ibadah haji ini 90 persennya itu harus sehat, jadi setiap JCH harus pintar-pintar menjaga kesehatannya,” ujar Jamal.

Reporter: Teguh Imami
Editor: Muhammad Nashir

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.