Sutopo Purwo Nugroho (Foto: Dok. Istimewa)

JAKARTA (Suaramuslim.net) – “Ribuan ton logistik sudah berdatangan, tidak ada pungutan biaya alias gratis. Prosedur tidak terlalu sulit, yang penting sudah diketahui berapa jumlahnya. Ada juga aparat desa yang telah mendata kemudian mengambil bantuan di gudang logistik. Bantuan terus bedatangan, perekonomian di Palu sudah kembali pulih,” ujar Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho pada acara Diskusi Media FMB 9 (7/10) di Graha BNPB.

Ia menambahkan bahwa Matahari Department Store sudah buka. Bahkan besok Senin (8/10) pegawai Pemda sudah mulai masuk. Sudah ada 15 pemerintahan daerah yang tergabung dalam APEKSI (Asosiasi Pemerintahan Kota Seluruh Indonesia) mengirimkan bantuannya. Lalu masih akan menyusul 11 kota lagi untuk memberi bantuan secara mandiri baik berupa uang, sandang maupun pangan.

“Pemerintah kabupaten, kota atau provinsi, mengumpulkan bantuan dan dikirim ke Sulteng. Bahkan bantuan dari provinsi kemarin (6/10) juga sudah mengirim ratusan ton logistik,” ujarnya lagi.

Untuk pasokan energi, PLN berhasil memperbaiki 100% pasokan. Kemudian seluruh gardu induk sudah beroperasi. BBM sudah masuk sebanyak 75%, bantuan terus dikirmkan baik dengan jalur darat, jalur udara, dan kapal.

Baca Juga :  ACT: Kapal Kemanusiaan 1.000 Ton Bantuan Untuk Palu dan Donggala

“Transportasi, telekomunikasi juga mengalami perbaikan, penanganan di Sulteng berjalan baik. Karena berbagai komponen masyarakat kompak. Kita akui adanya kekurangan. Dan itu wajar, tidak bisa 1-2 hari bisa pulih, tetap memerlukan waktu,” tukasnya lagi.

Kementerian ESDM juga sudah membuat sumur bor untuk kebutuhan air bagi masyarakat.

“Karena kebutuhan air bersih sulit, jaringan PDAM rusak pendistribusiannya. Sumber air juga mengalami kendala, sumur penduduk keruh, ada yang berubah lumpur dan kering. Dan ini tidak sembarangan di bor, ada yang menggunakan geo radar, kita akan memperoleh air bersih yang kemudian disitribusikan,” katanya lagi.

Sedangkan bantuan internasional dari 10 negara melalui 18 penerbangan. Dimana Singapura ada 2 penerbangan, India ada 2 penerbangan, Australia ada 3 penerbangan, Malaysia ada 2 penerbangan, Selandia baru ada 1 penerbangan, Inggris 2 penerbangan, Swiss ada 1 penerbangan, dan Amerika Serikat ada 3 penerbangan.

Menurut Sutopo, data bantuan internasional itu data kemarin (6/10), distribusinya ada yang dari Balikpapan dan ada yang dari Makassar. Selanjutnya ia merinci bahwa bantuan yang diterima 4 kebutuhan utama. Yaitu transportasi udara, kedua jenset listrik, ketiga tenda, dan keempat water treatment. Bantuan dari organisasi internasional itu bisa disalurkan ke rekening PMI dimana ada 4 organisasi internasional yang telah membantu.

Baca Juga :  BNPB: 5.111 Korban Banjir Konawe Utara Masih Mengungsi

Reporter: Teguh Imami
Editor: Muhammad Nashir

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.