Dukung perkembangan kognitif anak; PENS hadirkan “Otak-Atik Merah Putih” mengintegrasikan permainan tradisional dan AI

SURABAYA (Suaramuslim.net) – Menyemarakkan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus, Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) bersama komunitas Kampoeng Dolanan Surabaya menghadirkan program “Otak-Atik Merah Putih” di SDIT Al Uswah Surabaya.

Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Hilirisasi Riset Prioritas: Dorongan Teknologi, yang memadukan semangat kemerdekaan, permainan tradisional, dan teknologi kecerdasan buatan (AI) dalam sebuah kegiatan yang menyenangkan sekaligus edukatif bagi siswa sekolah dasar.

Salah satu inovasi utama yang diperkenalkan dalam kegiatan ini adalah BrainBlock-AI, sebuah perangkat permainan edukatif berbasis AI yang dikembangkan untuk mengamati aktivitas dan kemampuan kognitif anak melalui permainan menyusun balok.

Dengan menggunakan balok bernuansa Merah Putih, peserta ditantang menyusun berbagai pola dalam batas waktu tertentu.

Sistem BrainBlock-AI merekam aktivitas permainan dan mengolah data seperti waktu penyelesaian, ketepatan penyusunan, strategi, serta koordinasi tangan dan mata sebagai bagian dari analisis kemampuan kognitif.

BrainBlock-AI mengadaptasi konsep Block Design Test, salah satu metode psikometri yang digunakan untuk mengamati kemampuan visuospasial, konsentrasi, dan pemecahan masalah.

Pendekatan tersebut dikembangkan menjadi pengalaman bermain yang lebih interaktif dan sesuai dengan karakteristik anak sekolah dasar. Dengan demikian, proses pengumpulan data tidak dilakukan dalam suasana tes yang kaku, tetapi melalui aktivitas bermain dan kompetisi yang menyenangkan.

Kegiatan ini diikuti oleh siswa-siswa dari perwakilan dari kelas 5A, 5B, 5C, 6A, 6B, dan 6C.

Sebelum mengikuti rangkaian permainan bersama, seluruh peserta terlebih dahulu menjalani pre-test BrainBlock-AI secara individu, guna mengukur kemampuan kognitif awal masing-masing anak sebelum memasuki sesi permainan tim.

Pada Jumat pagi, para peserta melanjutkan rangkaian kegiatan dengan mengikuti lomba secara berkelompok bersama teman-temannya.

Lomba ini menghadirkan permainan tradisional bakiak dan egrang yang telah dimodifikasi dengan memadukan tantangan menyusun kubus Merah Putih, sehingga peserta tidak hanya dituntut bergerak secara fisik dan menjaga kekompakan tim, tetapi juga menyelesaikan tantangan kognitif di tengah permainan.

Setelah menyelesaikan sesi permainan tim tersebut, setiap peserta kembali menjalani post-test BrainBlock-AI secara individu.

Perbandingan antara hasil pre-test dan post-test ini digunakan untuk mengamati kemungkinan perubahan performa kognitif anak setelah mengikuti aktivitas fisik dan permainan tim.

Rangkaian pre-test, lomba tim, dan post-test ini dirancang sebagai bentuk kolaborasi antara permainan tradisional yang dominan aktivitas fisik dengan permainan kognitif yang banyak mengeksplorasi kemampuan otak.

Melalui pendekatan ini, Otak-Atik Merah Putih ingin menunjukkan bahwa aktivitas fisik dan stimulasi kognitif dapat dipadukan dalam satu pengalaman bermain yang utuh bagi anak.

Pelaksanaan kegiatan di SDIT Al Uswah Surabaya menjadi bagian dari upaya membawa hasil riset perguruan tinggi lebih dekat kepada lingkungan pendidikan dasar.

Para siswa tidak hanya menjadi peserta lomba, tetapi juga menjadi bagian dari pengalaman pengenalan teknologi dan riset secara langsung. Kegiatan ini mempertemukan anak-anak, sekolah, permainan tradisional, dan teknologi AI dalam satu ekosistem pembelajaran yang menyenangkan.

Data yang dihasilkan BrainBlock-AI dari sesi pre-test dan post-test selanjutnya dapat dimanfaatkan sebagai bagian dari penelitian untuk mempelajari pola aktivitas dan perkembangan kemampuan kognitif anak.

Sistem ini dirancang sebagai alat bantu observasi dan skrining awal, bukan sebagai alat diagnosis medis.

Pendekatan tersebut diharapkan dapat membuka peluang pengembangan teknologi yang mampu mendukung pendidikan, penelitian perkembangan anak, serta literasi kesehatan otak secara lebih interaktif.

Inisiatif ini mendapat dukungan melalui Program Hilirisasi Riset Prioritas: Dorongan Teknologi, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (KEMENDIKTISAINTEK).

Dukungan tersebut menjadi jembatan antara riset yang dikembangkan di perguruan tinggi dengan pemanfaatan teknologi secara langsung di lingkungan sekolah dan masyarakat.

Melalui semangat “Merah Putih, Bermain, Berpikir, dan Berkarya”, Otak-Atik Merah Putih dan BrainBlock-AI diharapkan menjadi contoh bagaimana perayaan kemerdekaan dapat dikembangkan menjadi kegiatan yang tidak hanya meriah, tetapi juga edukatif dan inovatif.

Pewarta: Uki Syafitri
Penyunting: Muhammad Nashir

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.