Buka Beasiswa Tahfidz, Politeknik Semen Indonesia dan Yayasan Griya Al Qur’an Surabaya perkuat sinergi pendidikan

GRESIK (Suaramuslim.net) – Komitmen menghadirkan akses pendidikan yang berkualitas sekaligus membangun generasi Qur’ani terus diperkuat melalui kolaborasi berbagai pihak. Berangkat dari semangat tersebut, Politeknik Semen Indonesia (POLTEKSI) bersama Yayasan Griya Al Qur’an Surabaya dan Suara Muslim Radio Network mulai membangun sinergi strategis dalam pengembangan Program Beasiswa Tahfidz bagi mahasiswa.

Pertemuan yang berlangsung di Kampus Politeknik Semen Indonesia ini menjadi langkah awal menuju kerja sama yang lebih luas, sekaligus menjadi fondasi bagi rencana penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dalam waktu mendatang.

Rombongan Yayasan Griya Al Qur’an Surabaya dan Suara Muslim Radio Network disambut hangat oleh Bapak Aris Puja Widikda, S.Pd., M.Pd.T, selaku Ketua Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB).

Dalam suasana penuh keakraban, kedua belah pihak saling bertukar gagasan mengenai konsep beasiswa yang tidak hanya memberikan bantuan biaya pendidikan, tetapi juga membentuk karakter mahasiswa melalui pembinaan Al-Qur’an secara berkelanjutan.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Dr. Drs. Kholid, MPSDM, Wakil Direktur I Politeknik Semen Indonesia. Menurut beliau, kunci utama keberhasilan program ini adalah sinergi.

“Kami memiliki ikhtiar untuk membantu mencarikan biaya pendidikan bagi anak-anak yang berprestasi, khususnya di bidang tahfidz. Karena itu dibutuhkan sinergi dari berbagai pihak. Secara mekanisme akan kami upayakan sebaik mungkin agar kebutuhan pendanaan mahasiswa penerima beasiswa dapat terpenuhi,” jelasnya.

Beliau juga menyampaikan bahwa kampus telah menyiapkan berbagai bentuk dukungan, termasuk fasilitas yang dapat dimanfaatkan sebagai basecamp pembinaan mahasiswa penerima Beasiswa Tahfidz.

Program ini dirancang tidak hanya memberikan kesempatan kuliah bagi para penghafal Al-Qur’an, tetapi juga menghadirkan ekosistem pembinaan yang berkelanjutan.

Mahasiswa yang diterima melalui jalur Beasiswa Tahfidz ditargetkan telah memiliki hafalan minimal 2 juz saat masuk perguruan tinggi, kemudian selama enam semester diarahkan untuk menambah hafalan hingga mencapai 10–15 juz ketika menyelesaikan studinya.

Dalam skema tersebut, Yayasan Griya Al Qur’an Surabaya akan mengambil peran penting dalam pembinaan, peningkatan kualitas hafalan, muroja’ah, serta penguatan karakter Qur’ani mahasiswa sehingga nilai akademik dapat berjalan beriringan dengan pembentukan akhlak dan spiritualitas.

Mewakili Yayasan Griya Al Qur’an Surabaya, hadir pula Ustadz Abdulloh dari unit Griya Kualita, yang selama ini berfokus pada quality control pembelajaran Al-Qur’an serta pengembangan kompetensi para guru Al-Qur’an.

Ke depan, Griya Kualita diharapkan menjadi mitra strategis dalam proses seleksi, pembinaan, hingga evaluasi perkembangan hafalan mahasiswa penerima Beasiswa Tahfidz.

Sementara itu, Suara Muslim Radio Network akan mendukung publikasi program secara luas, mulai dari sosialisasi penerimaan mahasiswa baru jalur Beasiswa Tahfidz hingga mengawal perjalanan inspiratif para penerima beasiswa melalui berbagai platform media.

Dukungan penuh juga disampaikan oleh Ibu Dr. Erlina Diamastuti, S.E., M.Si., Ak., CSRA, CSP, CRA, Direktur Politeknik Semen Indonesia.

Beliau menyambut baik hadirnya kolaborasi ini sebagai bagian dari upaya memperluas akses pendidikan bagi putra-putri terbaik bangsa.

“Sebagian donatur menghendaki adanya hubungan yang baik dengan mahasiswa penerima beasiswa layaknya anak asuh. Mereka ingin menyaksikan langsung proses tumbuh kembang mahasiswa selama masa perkuliahan, termasuk perkembangan hafalan Al-Qur’annya,” tuturnya.

Direktur yang baru kembali dari kunjungan kerja ke Kementerian Pendidikan tersebut juga mengungkapkan optimismenya terhadap kerja sama ini.

“Program ini baru kami inisiasi sekitar dua pekan yang lalu. Saya mengapresiasi kehadiran Yayasan Griya Al Qur’an di sini. Saya yakin selalu ada jalan ketika niatnya adalah untuk kebaikan. Saya akan terus berikhtiar membangun jejaring ke berbagai pihak, sementara Pak Kholid dan Pak Ir. Nugrahadi Djazaul Mukhsinin, MM akan membantu menguatkan ikhtiar dari sisi lainnya, termasuk ikhtiar dungo” ujarnya disambut tawa seluruh peserta pertemuan.

Bagi Yayasan Griya Al Qur’an Surabaya, kolaborasi ini merupakan peluang dakwah yang sangat strategis.

Pendidikan merupakan salah satu jalan utama untuk membebaskan generasi dari belenggu kebodohan sekaligus membuka akses menuju masa depan yang lebih baik. Ketika pembinaan Al-Qur’an dipadukan dengan pendidikan vokasi yang berkualitas, diharapkan lahir generasi profesional yang tetap menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidupnya.

Sinergi antara Politeknik Semen Indonesia, Yayasan Griya Al Qur’an Surabaya, dan Suara Muslim Radio Network diharapkan menjadi model kolaborasi yang saling menguatkan antara dunia pendidikan, lembaga dakwah, dan media.

Tidak hanya menghadirkan beasiswa, tetapi juga membangun ekosistem pembinaan yang mampu melahirkan lulusan berprestasi, berkarakter, serta memberikan manfaat bagi masyarakat.

Pertemuan ini menjadi langkah awal yang penuh harapan. Semoga rencana penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) yang akan datang menjadi pintu pembuka lahirnya lebih banyak kolaborasi untuk mencerdaskan putra-putri bangsa, memperluas akses pendidikan, serta menumbuhkan generasi Qur’ani yang siap berkarya dan mengabdi untuk Indonesia.

Pewarta: Fachrurosi
Penyunting: Muhammad Nashir

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.