Mohammed Albana - ilmuwan palestina
Foto: Mohammed Albana, Seorang dokter dari Khan Younis, Gaza.

JAKARTA (Suaramuslim.net) – Dua ilmuwan Palestina ditemukan meninggal di sebuah apartemen di Aljazair pada minggu, (22/7). Dua ilmuan tersebut diidentifikasi sebagai Suliman al-Farra, (34 thn) dan Mohammed Albana seorang dokter yang berusia 35 tahun dari Khan Younis, Gaza.

Laporan mengatakan mereka ditemukan tewas di apartemen al-Farra, di Zeralda, pinggiran ibukota Aljazair. Menurut laporan tersebut, Kedutaan besar Palestina di Aljazair mengatakan kepada keluarga bahwa mereka meninggal karena menghirup gas atau karena korsleting listrik, demikian Haaretz melaporkan.

-Advertisement-

Beberapa laporan Palestina mengklaim mereka berdua telah dibunuh.

“Kita tidak memiliki rincian lagi, saya berharap pemerintah di Aljazair dan Kedutaan besar Palestina untuk melakukan segala sesuatu yang diperlukan untuk memahami apa yang terjadi.” Kata Raviko, salah seorang saudara korban pada Minggu (22/7)

Beberapa tahun terakhir, ilmuwan dan ahli Palestina di seluruh dunia telah tewas dalam pembunuhan yang diduga dilakukan oleh badan intelijen Israel, Mossad.

Suliman al-Farra
Foto: Suliman al-Farra

Pada bulan April, insinyur Fadi al-Batsh, anggota Hamas, dibunuh di pintu masuk ke sebuah masjid di Malaysia. Keluarga korban dan Palestina menuduh Mossad yang melakukan pembunuhan itu. Pihak Malaysia menyatakan bahwa “agen asing” mungkin terlibat dalam pembunuhan tersebut.

Baca Juga :  BAZNAS: Semua Lembaga Zakat Harus Bantu Palestina

Dua tahun yang lalu, Mohammed Zawahri, seorang ahli yang terkait dengan Hamas dibunuh di Tunisia. Laporan mengatakan bahwa Zawahri juga manufaktur drone untuk Hizbullah.

Reporter: Ali Hasibuan
Editor: Teguh Imami

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.