SURABAYA (Suaramuslim.net) – Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa resmi menyerahkan tugas memimpin kabupaten Sidoarjo kepada wakil bupati Sidoarjo, Nur Achmad Syaifuddin, pasca bupatinya ditetapkan tersangka oleh KPK. Penyerahan surat tugas berlangsung di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Selasa (14/1).

Sesaat sebelum penyerahan surat tugas, Cak Nur sapaan akrab Wabup Sidoarjo tersebut sempat menyampaikan bahwa penugasan sebagai bupati tidaklah ringan. Apalagi Sidoarjo akan mempunyai beberapa gawe besar seperti pilkades serentak pada bulan Maret mendatang maupun Pilkada Sidoarjo yang digelar September mendatang.

“Ini adalah amanah yang besar dan berat, karena ada agenda besar yang harus dipersiapkan seperti pilkades dan persiapan pilkada,” ujar Cak Nur.

Selain masalah tata kelola pemerintahan, Sidoarjo juga menghadapi berbagai persoalan lain seperti banjir, pembangunan frontage road, persiapan Ramadhan, industri dan pendidikan juga masalah sosial.

“Banyak yang harus dikerjakan. Namun yang terpenting harus dikerjakan dengan hati yang ikhlas untuk membangun Sidoarjo. Jangan sampai ada korupsi atau yang lainnya. Kita harus mulai berbenah,” lanjut Cak Nur.

Baca Juga :  ACTA Minta KPK Tetap Umumkan Nama Calon Kepala Daerah yang Korupsi

Rencananya selepas penyerahan surat tugas dan kewenangan, Nur Achmad Syaifuddin akan menggelar rapat untuk menentukan berbagai kebijakan, termasuk menunjuk Plt untuk beberapa jabatan yang kosong karena pejabatnya terkait operasi tangkap tangan KPK beberapa waktu yang lalu. Beberapa jabatan yang kosong adalah Kepala Dinas PUPR, Kadis Infokom dan beberapa posisi jabatan kepala bidang.

Terkait dengan pemberian bantuan hukum terhadap Saiful Ilah, Cak Nur menyatakan akan memberikan namun terlebih dulu akan mendiskusikan dengan bagian terkait.

“Nanti kita akan bahas bersama kemungkinan memberikan bantuan hukum terhadap Pak Saiful Ilah. Bagaimanapun beliau punya jasa dalam membangun Sidoarjo sehingga perlu kita bantu saat seperti ini,” pungkas mantan legislator DPRD Sidoarjo tersebut.

Reporter: Teguh Imami
Editor: Muhammad Nashir

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.