Gatot Nurmantyo saat mengisi acara, foto: Teguh Imami/Suaramuslim.net

PAMEKASAN (Suaramuslim.net) – Mantan Panglima TNI, Gatot Nurmantyo, hadir dalam Pekan Ngaji ke-5 yang diadakan pondok pesantren Mambaul Ulum Bata-Bata Pamekasan, Madura pada Sabtu 18 Januari 2020.

Dalam orasinya Gatot Nurmantyo mengungkapkan bahwa umat Islam di Indonesia hanya menjadi penonton.

“Umat Islam Indonesia hanya sebagai penonton karena mereka tidak berpikir secara global, yang lebih miris mereka mudah dipecah belah,” ujar Gatot, sapaan akrabnya, di hadapan ribuan santri Ponpes Mambaul Ulum.

Gatot mencontohkan partai Islam di Indonesia yang mendapatkan kursi sedikit karena terpecah-pecah.

“Partai Islam di Indonesia ini banyak, namun terpecah, makanya kalah terus,” ujarnya.

Gatot melanjutkan bahwa Islam mengajarkan penganutnya untuk berpikir secara global, dan berpikir secara menyeluruh.

“Al-Qur’an membuktikan bahwa di Mekkah memanggil seluruh manusia, bukan segolongan saja, makanya kita harus berpikir secara luas, jangan lokal, biar Islam berjaya,” tambahnya.

“Sekararang banyak perpecahan di Indonesia, karena pikiran kita sempit, hanya golongan saja, tidak global,” pungkasnya.

Pekan Ngaji ke-5 ini sendiri adalah agenda tahunan pesantren Mambaul Ulum Bata Bata Pamekasan Madura.

Para tokoh internasional yang hadir, di antaranya Sayyid Syarif Adnan Talidy El-Hasany (Maroko), Syeikh Dr Mahir Hasan Al-Munajjid dan Syaikh Dr Syady Mushthofa ‘Arbasy (Syiria), Syekh Dr Tageldin Ahmed Saeed Abbas (Sudan), Syekh Dr Mohamed Elhusseiny Farag (Mesir) serta Syekh Samih Al-Khuhaly (Yaman).

Selain itu juga hadir Dr Haji Hambali Bin Haji Jaili (Brunei Darussalam), Dr Mohd Shahid Bin Mohd Noh (Malaysia), Dr Tuan Haji Toifur (Singapura), serta Prof Hamdullah Marazzi (India), Datok Anwar Ibrahim (Malaysia), serta sejumlah tokoh lain dari berbagai negara.

Reporter: Teguh Imami
Editor: Muhammad Nashir

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.