Global Ramadhan Ramadhan Adalah Bulan Al Quran
Al Quran

Suaramuslim.net – Berbahagialah kita umat Islam yang bisa hidup di bulan Ramadhan dan bisa melaksanakan ibadah puasa dengan ikhlas dan seksama.

Karena bulan Ramadhan adalah bulan yang suci, bulan yang mulia, bulan maghfirah (ampunan), bulan mustajabah (doa-doa diijabahi Allah), bulan berjihad (karena perang dahsyat yakni perang Badar) terjadi pada bulan Ramadhan. Disebut juga bulan Nuzulul Quran dan bulan Lailatul Qadr.

Ada hubungan kausalitas yang sangat erat antara Lailatul Qadr dan Nuzulul Quran. (Baca Q.S. Al Qadr dan Q.S. Al Baqarah 185). Banyak penceramah, para ustaz dan kiai yang hanya mengambil Al Baqarah ayat 183 sebagai dalil yang mewajibkan puasa Ramadhan. Mari kita baca ayatnya bersama:

يٰۤـاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا كُتِبَ عَلَيْکُمُ الصِّيَامُ کَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِکُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُوْنَ

“Wahai orang-orang yang beriman! Diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.”

Sebetulnya arti “kutiba” itu bukan diwajibkan, tetapi dibukukan, ditulis dari kata dasar “kataba”-“yaktubu” (menulis). Dalam arti luas dibukukan bisa diartikan dipustakakan, direferensikan atau dijadikan sitasi karena puasa adalah salah satu model pembinaan dari Allah untuk menjadi manusia yang bertakwa yang berlaku secara universal.

Baca Juga :  Niat Puasa Ramadhan Sekali untuk Sebulan?

Kewajiban ibadah puasa Ramadhan sesungguhnya ada di Q.S. Al-Baqarah 184, berikut;

شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِيْۤ اُنْزِلَ فِيْهِ الْقُرْاٰنُ هُدًى لِّلنَّاسِ وَ بَيِّنٰتٍ مِّنَ الْهُدٰى وَالْفُرْقَانِ ۚ فَمَنْ شَهِدَ مِنْكُمُ الشَّهْرَ فَلْيَـصُمْهُ ۗ وَمَنْ کَانَ مَرِيْضًا اَوْ عَلٰى سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِّنْ اَيَّامٍ اُخَرَ ۗ يُرِيْدُ اللّٰهُ بِکُمُ الْيُسْرَ وَلَا يُرِيْدُ بِکُمُ الْعُسْرَ ۖ وَلِتُکْمِلُوا الْعِدَّةَ وَلِتُکَبِّرُوا اللّٰهَ عَلٰى مَا هَدٰٮكُمْ وَلَعَلَّکُمْ تَشْكُرُوْنَ

“Bulan Ramadan adalah (bulan) yang di dalamnya diturunkan Al-Qur’an, sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang benar dan yang batil). Karena itu, barang siapa di antara kamu ada di bulan itu, maka berpuasalah. Dan barang siapa sakit atau dalam perjalanan (dia tidak berpuasa), maka (wajib menggantinya), sebanyak hari yang ditinggalkannya itu, pada hari-hari yang lain. Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu. Hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, agar kamu bersyukur.”

Ayat ini sangat jelas bahwa puasa Ramadhan diperintahkan Allah (menggunakan fi’il amar = kata kerja perintah) kepada orang-orang beriman karena turunnya Al Quran pertama kali di bulan Ramadhan. Sebagai penguat alasan, baca pula Q.S. Al Qadr. Kemudian kita refresh ulang bahwa ayat yang pertama kali turun adalah iqra’ (Q.S. Al-Alaq).

Baca Juga :  Pilihan Berbuka Puasa dengan Aneka Bubur Khas Nusantara

Dengan demikian ada hubungan yang sangat kuat antara Al Quran dan puasa Ramadhan. Iqra’ (bentuk perintah) artinya bacalah = studilah. Dengan demikian Al Quranul Karim berarti bacaan = pengetahuan yang mulia. Pengetahuan yang suci karena datang dari Allah SWT.

Al Quran adalah ilmu pengetahuan yang ilmiah sebagai petunjuk hidup manusia, sebagai penjelasan petunjuk hidup (way of life) dan ilmu pengetahuan pembeda antara yang haq (benar) dan yang batil (sesat).

Kesimpulan

Bulan Ramadhan adalah bulan Al Quran. Bulan tadarus untuk tadabbur dan mengkaji ilmu pengetahuan yang ilmiah. Puasa adalah bagian ibadah dari bulan Ramadhan. Yang sangat penting adalah tadarus dan tadabbur Al Quran.

Insyaallah bersambung

Awal Ramadhan 1440
Alfaqir: Miftahul Huda

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.