Indonesia Minta AS Tinjau Ulang Keputusan Akui Yerusalem Ibukota Israel

32
Presiden Joko Widodo Menkopolhikam Wiranto, Wamenlu A.M Fachir, Menag Lukman Hakim dan Menkominfo Rudiantara saat konferensi pers di Istana Kepresidenan Bogor (Foto: kompas)

BOGOR (suaramuslim.net) – Presiden Joko Widodo dalam pernyataan resminya Kamis (7/12) siang di Istana Bogor meminta Amerika Serikat mempertimbangkan kembali pengakuan sepihak mengakui Yerusalem sebagai ibukota Israel dengan memindahkan Kedutaan Amerika Serikat dari Tel Aviv ke Yerusalem.

“Indonesia mengecam keras pengakuan sepihak Amerika Serikat terhadap Yerusalem sebagai ibukota Israel, kami meminta Amerika Serikat mempertimbangkan kembali keputusan tersebut” kata Joko Widodo.

Selain itu Joko Widodo mendorong Organisasi Kerjasama Islam (OKI) dan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) segera bersidang menyikapi keputusan Amerika Serikat tersebut.

“Indonesia mendorong agar OKI segera melaksanakan sidang khusus atas pengakuan sepihak AS, dan meminta PBB untuk segera bersidang menyikapi pengakuan sepihak AS” ujar Joko Widodo.

Joko Widodo menilai keputusan tersebut akan mengganggu stabilitas keamanan dunia.

“Keputusan tersebut telah melanggar berbagai resolusi dewan keamanan dan majelis umum PBB yang Amerika Serikat menjadi anggota tetapnya dan mengganggu stabilitas keamanan dunia” jelas Joko Widodo.

Joko Widodo berkomitmen Indonesia akan selalu bersama rakyat Palestina untuk memperjuangkan hak dan kemerdekaannya.

“Saya dan rakyat Indonesia, dan semuanya tetap konsisten bersama rakyat Palestina untuk memperjuangkan hak dan kemerdekaannya, sesuai amanat pembukaan UUD 1945 bahwa penjajahan diatas dunia harus dihapuskan” pungkas Joko Widodo.

Reporter: Ahmad Jilul Qur’ani Farid

Editor: Muhammad Nashir

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here