Australia Akui Al-Quds Ibu Kota Israel, Mahathir: Al-Quds Harus Tetap Bagian Palestina
Mahathir Mohammad. (Foto: Detik.com)

KUALA LUMPUR (Suaramuslim.net) – Kepala Biro Politik Hamas, Ismail Haniyeh, menemui Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad di ibu kota, Kuala Lumpur, pada Rabu (22/1).

Kedua pihak membahas, sesuai pernyataan Hamas yang salinannya didapat Anadolu Agency, sejumlah masalah penting terkait Palestina, serta hubungan bilateral di antara mereka.

Haniyeh memuji sikap Malaysia dalam mendukung rakyat Palestina di forum-forum politik internasional. Ia mengungkapkan bahwa sikap itu berdasarkan pertimbangan tinggi dan pemahaman tentang sifat masalah, dari negara Malaysia.

Pernyataan itu mengatakan, selama pertemuan Haniyeh mengungkapkan risiko yang dihadapi Yerusalem (Al-Quds), eskalasi permukiman, kondisi sulit bagi pengungsi, upaya untuk menghindari hak sah mereka untuk kembali, masalah tahanan dan penderitaan mereka di penjara pendudukan, dan pengepungan yang dilakukan terhadap Gaza.

Haniyeh tiba di Kuala Lumpur pada Selasa sebagai bagian dari tur ke luar negeri yang telah ia lakukan selama lebih dari sebulan, yang meliputi negara-negara Arab dan Islam.

Pada 7 Desember, Haniyeh meninggalkan Jalur Gaza dalam sebuah tur eksternal yang dimulai dengan kunjungannya ke Mesir.

Baca Juga :  Ribuan Orang Di Malaysia Unjuk Rasa, Tolak Ratifikasi Konvensi PBB

Sumber: Anadolu Agency

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.