Jelang Iduladha, YDSF targetkan 38 ton daging qurban terdistribusi ke daerah pelosok

Jelang Iduladha, YDSF targetkan 38 ton daging qurban terdistribusi ke daerah pelosok

Pelepasan keberangkatan tim pengawalan Ekspedisi Qurban, Senin (26/06/2023) di halaman Graha Zakat YDSF Jalan Kertajaya 8 C/17 Surabaya. 

SURABAYA (Suaramuslim.net) – Menjelang pelaksanaan Hari Raya Iduladha tahun ini, Yayasan Dana Sosial al Falah (YDSF) menargetkan penghimpunan lebih banyak dari tahun 2022 kemarin.

Direktur Pelaksana YDSF, Jauhari Sani mengatakan tahun ini target daging hewan qurban yang diusahakan bisa terdistribusi sejumlah 38 ton lebih.

“Jumlah itu naik signifikan bila dibanding dengan tahun lalu sekitar 27 ton atau naik sekitar 11 ton,” ujar Jauhari saat melepas keberangkatan tim pengawalan Ekspedisi Qurban, Senin (26/06/2023) di halaman Graha Zakat YDSF Jalan Kertajaya 8 C/17 Surabaya.

Jauhari menyebut tahun ini YDSF menargetkan hewan qurban yang bisa dihimpun mencapai 1.394 ekor domba dan 114 sapi. Dengan persentase kenaikan sekitar 40 persen.

Menurutnya, kenaikan itu dikarenakan semakin banyaknya para pequrban yang antusias menitipkan hewan qurbannya melalui lembaga amil zakat seperti YDSF. Alasan lainnya karena hewan qurban yang dihimpun langsung disalurkan ke desa-desa pelosok yang jarang ada penyembelihan saat Iduladha.

“Titik-titik distribusi sudah kami tentukan dengan melibatkan dai-dai desa pelosok yang selama ini bertugas. Juga beberapa titik yang diminta oleh masyarakat. Insya Allah, amanah para pequrban (mudhahi) kami sampaikan kepada para penerima yang berhak,” kata Jauhari.

Jauhari juga menjelaskan, daging qurban yang didistribusikan itu sebagai upaya pemenuhan protein hewani masyarakat yang belakangan di beberapa daerah di Indonesia mengalami kekurangan gizi yang berakibat pada banyaknya kasus stunting.

Beberapa daerah yang menjadi target penyaluran meliputi Jatim, Jateng, Yogyakarta, Jakarta, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, NTT, dan Bali.

Jauhari memastikan, setiap pendistribusian hewan qurban ke daerah-daerah tersebut dilakukan dengan pengawalan oleh petugas dan lembaga mitra YDSF. Sehingga tepat sasaran sesuai dengan rencana.

Sementara itu, Ketua Panitia Program Ekspedisi Qurban YDSF Rochmat Hidayat menuturkan sebagian besar pendistribusian dilakukan ke desa-desa pelosok karena menghindari penumpukan daging di kota. Sehingga daging qurban lebih merata dan dirasakan manfaatnya bagi warga yang membutuhkan.

Menurutnya, dengan pendistribusian itu diharapkan ada sekitar 86.800 kepala keluarga yang merasakan manfaatnya.

“Hingga siang ini, kami terus berupaya untuk mengejar target itu. Mudah-mudahan semakin banyak masyarakat yang turut ambil bagian program ini,” ujarnya.

Terkait dengan kesehatan hewan qurban, YDSF memastikan aman dan bebas penyakit. Selain diawasi ketat oleh peternak yang amanah, juga telah diperiksa dinas terkait.

Editor: Muhammad Nashir

Like this article?

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on WhatsApp
Share on Telegram

Leave a comment