Jenis Sampah Ini Sangat Sulit Terurai, Nomor 7 Tak Bisa Terurai
Grafik usia terurainya berbagai jenis sampah. (Grafik: BBC)

Suaramuslim.net – Tahukah kamu kalau Indonesia itu penghasil sampah terbesar di dunia setelah Cina. Tahukah kamu jenis sampah apa saja yang sangat lama terurai? Ada yang 100 tahun baru bisa terurai. Ada yang 200 tahun baru bisa terurai. Ada yang sampai 400 tahun baru terurai. Bahkan ada yang tidak bisa diurai sama sekali. Dan kita sering menggunakan bahan ini. Di artikel ini, kita akan ulas 7 jenis sampah sangat lama terurai.

Setiap tahun ada 3,2 juta ton sampah masuk ke lautan Indonesia. Jika tidak ada upaya serius, lama-kelamaan lautan kita akan penuh dengan sampah dan beragam biota laut mati karena rusaknya ekosistem laut kita. Mari kita ulas satu persatu.

1. Kemasan kotak karton minuman teh atau susu, terurai 5 tahun

Jenis sampah ini biasanya bekas minuman teh kemasan kotak atau susu kotak. Menurut salah satu produsen teh kemasan kotak karton, kemasan ini berasal kayu-kayu yang diolah secara bertanggung jawab. Kemasan karton bersertifikasi Forest Stewardship Council (FSC). Kayu-kayu itu berasal dari pohon pinus yang sudah direboisasi sebelumnya. Kemasan ini hanya bisa terurai setelah 5 tahun di alam. 

2. Puntung rokok, terurai 10 tahun

Puntung rokok bisa terurai selama 10 tahun. Sayangnya pemerintah masih setengah hati untuk mengurangi konsumsi rokok. Sempat muncul wacana menaikkan cukai rokok dan menjadikan harga rokok menjadi Rp100.000 per pak agar mengurangi pengguna rokok. Dimaksudkan agar kalangan tertentu saja yang sanggup membelinya, dan kalangan miskin atau bahkan pelajar tidak bisa membelinya. Wacana tinggal wacana. Kebijakan itu tak pernah terwujud.

Baca Juga :  5 Aksi Ramadhan Bebas Sampah

Hal ini sudah berlaku di negara-negara besar seperti AS. Pemerintah AS menaikkan harga rokok sangat mahal agar tidak mudah dijangkau masyarakatnya. Per bungkusnya bisa mencapai USD 13. Bahkan tetangga kita, Australia jauh lebih mahal. Per bungkus rokok bisa mencapai USD 18,45.

Pohon jenis-jenis sampah yang dibuat oleh masyarakat. (Dok. Oki Aryono)

Di Indonesia, rokok per bungkus hanya sekitar USD 1,35. Hanya satu dolar saja. Bahkan itu pun masih bisa dibeli eceran per batangnya. Menurut LSM asing, penjualan rokok di Indonesia sangatlah bebas. Pelajar atau anak-anak boleh membelinya dan mengonsumsinya. Bahkan penjual rokok pun bebas membuka dagangannya di samping gerbang sekolah. Dalam sebuah video di Youtube, ada pedagang kaki lima depan gerbang sekolah menjual aneka rokok dan biasa dibeli palajar di situ.

3. Kantong plastik atau kantong kresek

Jenis sampah ini butuh 20 tahun untuk bisa terurai. Sudah mulai banyak toko swalayan yang mengurangi penggunaan tas kresek ini. Ada yang hanya menyediakan tas kain dengan tambahan biaya tanpa ada pilihan tas kresek. Ada toko yang mengenakan biaya jika ingin minta tas plastik. Artinya mulai banyak toko yang membatasi penggunaan tas kresek, atau tak menggunakannya sama sekali.

Baca Juga :  Upaya Mengurangi Sampah Plastik

Bagi para ibu yang sering berbelanja ke tukang sayur keliling atau pasar tradisional, lebih bagus jika membawa tas sendiri dari rumah. Seperti para ibu kita dulu. Mereka biasa bawa tas belanja sendiri demi mengurangi sampah.

4. Kemasan/bungkus mie instan atau biskuit atau snack dan sedotan plastik

Kemasan seperti ini butuh waktu 100 tahun untuk bisa terurai. Perlu waktu satu abad untuk bakteri mengurai sampah jenis ini. Dan paling banyak sampah jenis ini berupa sedotan plastik. Maka biasakan kurangi minuman menggunakan sedotan plastik.

5. Kaleng minuman

Sampah jenis ini malah lebih lama lagi. Kaleng kemasan minuman soda atau susu cair ini butuh waktu 200 tahun untuk terurai. Untungnya kaleng seperti ini masih bisa didaur ulang. Namun tetap saja sampah kaleng ini bisa memenuhi bumi.

6. Botol minuman air mineral

Botol plastik kemasan air mineral dalam kemasan (AMDK) ini butuh jauh lebih lama, yaitu 450 tahun untuk bisa terurai. Kita benar-benar harus bisa mengerem penggunaan sampah jenis ini. Jangan mudah-mudah membeli AMDK jika tidak benar-benar darurat. Sampah jenis ini memenuhi tempat-tempat sampah kita.

Baca Juga :  Komunitas Nol Sampah Buat Surat Terbuka untuk Gubernur Jatim

7. Styrofoam atau foam putih wadah makanan

Sobat, menurut penelitian, jenis sampah ini tak bisa terurai di alam. Bahkan beberapa pakar menyebut foam sebagai sampah abadi. Styrofoam (disebut juga polystyrene) umumnya berwarna putih bersih. Bentuknya simpel dan ringan. Styrofoam yang dibuat dari kopolimer styrene ini kerap dijadikan bungkus makanan lantaran mampu mencegah kebocoran dan mampu mempertahankan bentuknya saat di pegang.

Selain itu, bahan tersebut juga mampu mempertahankan panas dan dingin tetapi tetap nyaman dipegang. Bentuknya yang ringan menjadikan styrofoam mudah dibawa. Makanan yang disimpan di sana juga tetap segar dan utuh. Tidak hanya itu, alasan dipilihnya styrofoam sebagai bahan pembungkus makanan terlebih karena biaya pengemasannya yang murah.

Namun, di balik kemudahan dan manfaatnya, sampah jenis ini tak bisa terurai di alam. Dia akan memenuhi bumi jika makin banyak yang menggunakannya. Kita harus segera selektif memilih kemasan dan teliti penjual makanan yang masih menggunakan kemasan ini.

Kita harus segera berubah pola hidupnya. Mengurangi sampah demi anak cucu kita. Mengutip nasihat Aa Gym, “Mulai dari hal kecil, mulai dari diri sendiri dan mulai saat ini juga.” (dari berbagai sumber)

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.