Bayi saat posisi tengkurap. Foto: Pixabay.com

Suaramuslim.net – Kapan sebaiknya bayi diperbolehkan tummy time? Dan apa saja syarat diperbolehkanya tummy time? Oh iya, sebelumnya kita pelajari dulu apa itu tummy timeTummy time adalah waktu yang digunakan bayi untuk tengkurap alias bertumpu pada perutnya, sambil  melakukan berbagai aktivitas. Tummy time memiliki banyak manfaat dalam menunjang perkembangan kemampuan motorik bayi.

Sejak American Academy of Pediatrics (AAP) menyarankan untuk menidurkan bayi dengan posisi telentang akibat tingginya kasus sindroma kematian bayi meninggal mendadak, angka kasus SIDS (Sudden Infant Death Syndrome) memang turun hingga 50%. Namun, ternyata muncul kasus baru. Jumlah bayi-bayi berkepala gepeng (flat head) atau dikenal dengan istilah positional pagiocephaly, jadi meningkat.

Untuk mengatasinya, anjuran mengajak bayi untuk melakukan tummy time, kini gencar digaungkan. Tummy time adalah waktu yang digunakan bayi untuk tengkurap alias bertumpu pada perutnya, sambil  melakukan berbagai aktivitas. Tummy time memiliki banyak manfaat dalam menunjang perkembangan kemampuan motorik bayi, yaitu:

  • Merangsang kemampuan bayi untuk menjaga keseimbangan tubuh, melakukan koordinasi pada paha, dan mengontrol gerakan kepala. Selain itu, dalam posisi telungkup,  bayi berlatih menggunakan tangannya untuk meraih sesuatu. Itu adalah kemampuan yang menjadi bekal untuk merangkak (Dr. Henry Shapiro, M.D., Kepala Departemen Tumbuh Kembang Anak di Children’s Hospital, St. Petersburg, Florida, AS.
  • Dalam posisi tengkurap, bayi membiasakan diri untuk melihat apa yang ada di sekelilingnya dari sudut pandang berbeda, melatih bayi mengangkat leher dan memutar kepala sambil menjaganya agar tetap tegak, sehingga otot leher dan bahunya kuat (Laura A. Jana, M.D., F.A.A.P., dokter spesialis anak dari Nebraska, penulis buku Heading Home With Your Newborn: From Birth to Reality).

Lalu kapan bayi diperbolehkan Tummy Time?

Tummy time sudah bisa dimulai sejak bayi lahir. Beberapa referensi menyebutkan tidak mengapa tidak perlu menunggu tali pusar puput. Namun, bila khawatir, bisa tunggu sampai puput dulu. Lakukan tummy time sesering mungkin saat bayi sedang tidak tidur. Namun pastikan bayi tidak dalam kondisi lapar atau lelah.

Jangan tengkurapkan bayi dalam keadaan perutnya penuh. Tunggu sekitar satu jam setelah makan untuk menghindari ‘gumoh’ atau muntah. Ketika bayi mulai menangis, coba untuk membujuknya agar bertahan sedikit lebih lama dengan mengajaknya berbicara atau bermain dengannya. Bunda sebaiknya juga dalam posisi tengkurap ketika melakukan hal ini.

Jika bayi benar-benar merasa tidak nyaman, sudahi sesi tummy time dengan mengangkat lalu mengusap-usap perutnya. Tingkat toleransi bayi terhadap waktu tengkurap cenderung akan meningkat secara bertahap. Dan kebanyakan bayi akan lebih nyaman ketika mereka mulai bisa mengangkat kepalanya sendiri (sekitar usia 3 minggu).

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.