Karang Taruna dan IPM Surabaya Desak Kepolisian Usut Tuntas Kasus Penculikan Anak

105
Sejumlah pelajar dari Ikatan Pelajar Muhammadiyah Surabaya menolak kekerasan pada anak (foto: istimewa)

SURABAYA (Suaramuslim.net) – Puluhan pelajar dan pemuda dari Karang Taruna Kota Surabaya dan Ikatan Pelajar Muhammadiyah Kota Surabaya hari ini, Senin (29/1) menggelar aksi di depan gedung Siola atau Mall Pelayanan Publik, mendesak kepolisian agar mengusut berbagai kasus dan kekerasan pada anak dengan modus penculikan, pemukulan, tindakan menelantarkan anak dan eksploitasi anak, diantaranya kasus penculikan Vanessa bocah berusia 9 tahun beberapa waktu lalu.

Ketua Karang Taruna Kota Surabaya M. Arif AN menyampaikan aksi tersebut, juga untuk mengkampanyekan kepada para para orang tua untuk menjaga anaknya dan guru untuk menjaga siswanya.

-Advertisement-

“Aksi kampanye kami ini adalah bentuk keprihatinan dengan maraknya kekerasan pada anak akhir-akhir ini dan menggugah kembali para orang tua dan guru menjaga anak kita dan kita awasi lingkungannya” kata Arif AN.

Selain menuntut Kepolisian untuk mengusut tuntas dan menemukan penculik dari Vanessa, massa juga meminta penegak hukum agar memberikan putusan yang seberat-beratnya agar memberikan efek jera bagi pelaku dan pihak yang berniat melakukan kejahatan tersebut. Massa juga menghimbau kepada semua pihak untuk melindungi anak-anak dari predator yang tidak bertanggungjawab dan segala bentuk kekerasan.

Baca Juga :  LPAI: Kasus Pelanggaran Hak Anak Masih Tinggi Di Tahun 2017

Reporter: Ahmad Jilul Qur’ani Farid
Editor: Muhammad Nashir

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here