Keindahan Kota Anging Mamiri Poros Maritim Indonesia Timur

Keindahan Kota Anging Mamiri Poros Maritim Indonesia Timur

Pelabuhan Paotere. Foto: merdeka.com

Suaramuslim.net – Kota Anging Mamiri menjadi pintu gerbang perekonomian Indonesia Timur. Tanah dengan kekayaan alam, serta keelokan budayanya.

Saat matahari mulai menyingsing dari ufuk Timur dan saat manusia selesai berkomunikasi dengan Tuhannya, maka bertebarlah ia di muka bumi untuk menjemput rezeki-Nya. Dan perjalanan pagi kali ini menandai perjalanan saya di Kota Makassar yang siap dimulai.

Pelabuhan Paotere

Inilah tempat yang memiliki peranan penting dalam sejarah dunia bahari Kota Makassar di abad ke-14. Ya Pelabuhan Rakyat Paotere. Menurut catatan sejarah kala itu Kerajaan Gowa Tallo memberangkatkan sekitar 200 armada Malaka untuk membantu mengusir penjajah Belanda.

Suasana seperti ini menjadi relaksasi tersendiri. Menikmati siraman cahaya pagi, jajaran kapal pinisi serta riuh sesahutan masyarakat yang berikhtiar menjemput rezeki. Bergeser sedikit dari Pelabuhan Rakyat Paotere saya akan berburu ikan segar.

Pelelangan Ikan Paotere

Salah satu tempat pepelangan ikan terbesar di Makassar ini memang disediakan oleh pemerintah pusat setempat sebagai tempat niaga para nelayan.

Ke tempat pelelangan ikan tradisional ini memang memberikan sensasi yang berbeda. Orang dalam berbagai latar belakang berkumpul dalam satu tempat yang sama. Beragam hasil laut tumpah ruah di sini. Dari yang kecil hingga besar. Tinggal kita pintar-pintar menawarnya.

Silih bergantinya siang dan malam, bahtera yang berlayar di lautan, serta Allah turunkan air untuk menghidupkan bumi setelah mati bagi kemakmuran hidup manusia. Sungguh yang demikian adalah tanda-tanda kebesaran Allah Ta’ala bagi kaum yang berpikir.

Benteng Somba Opu

Ke arah Selatan dari Kota Makassar kita akan menemukan sebuah daerah bernama Gowa. Tahukah kamu bahwa dulunya Gowa merupakan kerajaan terbesar di Sulawesi Selatan. Benteng Somba Opu inilah yang menjadi benteng utama kerajaannya.

Di Benteng Somba Opu kita juga bisa melihat beragam rumah adat khas Sulawesi Selatan. Kalau di Jakarta mirip dengan Taman Mini Indonesia Indah, jadi bisa berwisata sekaligus belajar sejarah deh.

Tari Paraga

Soal kekayaan alam dan budaya nusantara tak perlu diragukan lagi. Dari Barat hingga ke Timur, dari Sabang hingga ke Merauke semuanya lengkap. Termasuk kesenian Paraga ini, sebuah permainan yang mencirikan kebiasaan adat istiadat setempat.

Berbeda dengan bola takraw, bola paraga ini memiliki tiga lapis rotan. Masing-masing lapis memiliki anjuran untuk berprasangka baik, berpegang teguh pada kebenaran, serta berserah kepada Tuhan. Paraga biasanya dimainkan enam orang laki-laki. Namun, asal kalian tahu, dulunya paraga hanya bisa dimainkan oleh kaum bangsawan. Dan seiring perkembangan zaman kini semua kalangan bisa menikmatinya.

Nah keberadaan topi segitiga yang diberi lapisan kanji agar berdiri tegak ini sangat membantu para pemain saat olah bola atau bahkan atraksi menggunakan kepala.

Begitulah indahnya kesenian di suatu daerah, setiap hal kecilnya tak sembarang dibuat, ia memiliki makna berkat filosofi yang menyatu dengan sendi-sendi kehidupan. Subhanallah.

Masjid Amirul Mukminin

Kota yang menjadi poros perekonomian Indonesia bagian Timur ini memang terkenal dengan beragam wisatanya. Tak hanya kuliner dan alamnya saja, kita juga bisa mengeksplor wisata religinya. Rumah Allah ini nih salah satunya. Meski mungil tapi sudah terkenal seantero nusantara.

Masjid yang diresmikan sejak lima tahun silam ini memiliki nuansa modern dengan tiga lantai yang menghadap laut. Cocok buat kalian yang ingin beribadah sembari menikmati cantiknya Kota Makassar coba deh naik ke lantai tiga.

Pantai Losari

Mumpung masih dalam satu kawasan, sekalian saja jalan-jalan ke pantai. Lokasinya yang tepat di jantung Kota Makassar lah yang membuat setiap hari tak pernah kehabisan pengunjung. Garis lautnya membentang sepanjang empat kilometer.

Berwisata itu tidak harus ke mall lho. Di Kota Makassar ini ada tempat wisata alternatif namanya Pantai Losari. Dan Pantai Losari ini merupakan pantai kebanggaannya warga Makassar. Dari pagi, siang, sampai sore selalu penuh dengan pengunjung.

Suasana alam berbalut kepadatan kota menjadi ciri khas area Pantai Losari. Sampai bertemu di perjalanan berikutnya. Bye…. Bye…

Sumber: youtube/halalliving

Like this article?

Share on facebook
Share on Facebook
Share on twitter
Share on Twitter
Share on whatsapp
Share on WhatsApp
Share on telegram
Share on Telegram

Leave a comment

newsletter-suaramuslim

Suara Muslim Newsletter

Informasi Terbaru di Inbox Anda

Kabar terkini dan penawaran menarik dari Suara Muslim. Newsletter dikirim via email. Ayo berlangganan, gratis!