Popularitas kopi arabika sudah tidak di ragukan lagi. Bisa di katakan kopi jenis ini kopi yang paling banyak di konsumsi oleh pencipta kopi di seluruh dunia.

Ada beberapa Fakta menarik tentang kopi arabika. Kopi arabika cukup sulit di tanam, rentan terhadapa hama dan cuaca. Kopi awalnya hanya tumbuh di Etiopia dan semenanjung Arab ini memerlukan perawatan lebih, seperti keharusan memangkas ranting atu batang yang sudah tidak produktif dan terkena hama secara rutin. Di Indonesia sendiri Arabika hanya bisa tumbuh di dataran yang memiliki ketinggian 6000-2000 meter diatas permukaan laut (MDPL).

-Advertisement-

Indonesa memiliki banyak kopi yang sudah diakui kenikmatannya di kancah internasional, termasuk kopi jenis arabika ini.

Berikut lima jenis kopi arabika terbaik dari lima daerah di Indonesia yang wajib di coba:

1. Gayo
Kopi Arabika Gayo berasal dari daerah Tanah Gayo Aceh Tengah, tersohor sampai ke Eropa dan Amerika dan beberapa kali meraih penghargaan sebagai kopi terbaik dunia. Cita rasa kopi Gayo lebih pahit dengan tingkat keasaman rendah. Aromanya yang sangat tajam menjadikan jenis kopi ini sangat disukai. Meskipun rasanya pahit, kopi Gayo memberi aroma gurih pada setiap tegukan.

Baca Juga :  Legenda ‘Kopi’ di Kalangan Sufi Timur Tengah

2. Kopi Malabar
Kopi yang berasal dari perkebunan kopi Malabar ini dikenal dengan nama “Kopi Java Preanger”, baik di Indonesia maupun di dunia. Malabar merupakan gunung api yang terletak di bagian selatan Kabupaten Bandung.

Kopi Malabar yang berjenis kopi arabika ini memiliki karakteristik rasa kekentalan dan keasaman medium ke atas, rasa dominan cokelat dengan rasa akhir rempah, bahkan terkadang ada rasa nangka.

3. Kopi Toraja Sulawesi
Kopi Toraja juga sering disebut sebagai “Queen Of Coffee” karena memiliki taste yang seimbang dan unik dengan tingkat keasaman yang rendah, halus, lembut, serta cita rasa yang floral dan fruity. Sensasi rasa kopinya kuat, menembus lidah. Juga ada rasa kecut. Pahitnya muncul di ujung lidah tak lama setelah diminum. Selain itu, aroma herbal dari kopi Toraja tidak ditemukan di daerah lain dan inilah ciri khas yang dimiliki oleh Kopi Toraja.

4. Kopi Flores Bajawa
Kopi ini tumbuh di dataran Flores yang subur meskipun dikelilingi oleh pegunungan yang masih aktif maupun tidak. Kopi Flores Bajawa melalui proses giling basah. Kopi ini memiliki sedikit aroma cokelat, spicy, strong, citrus, bunga, hingga kayu dan sedikit bau tembakau pada after taste-nya.

Baca Juga :  Legenda ‘Kopi’ di Kalangan Sufi Timur Tengah

5. Kopi Wamena
Kopi ini tumbuh di lembah Baliem pegunungan Jayawijaya Wamena tanpa menggunakan pupuk kimia. Kopi ini punya rasa yang ringan dan lembut akan tetapi punya aroma yang cukup tajam. Menariknya, kopi Wamena ini punya tekstur yang nyaris tanpa ampas.

Anda suka kopi apa?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.