Suaramuslim.net – Kosmopolitanisme adalah pandangan yang menekankan pada keberadaan konsep global citizen in diversity (Gannaway 2009), yang meyakini bahwa terdapat nilai universal bersama yang mengikat semua warga dunia tanpa terkecuali dalam menciptakan situasi damai, di antaranya dengan saling menghormati identitas, menghargai hak asasi manusia, dan menjunjung tinggi isu kemanusiaan.

Kosmopolitanisme melihat bahwa Islam sejatinya dapat hidup harmonis dengan kultur maupun identitas global lain sebagaimana yang ditunjukkan dari relasi masyarakat negara-negara Islam yang berlangsung sejak abad ke-7 melalui pendidikan, perdagangan, dan hubungan internasional (Ferguson 1996).

Kehadiran Mo Salah menyedot perhatian publik karena kecemerlangan prestasinya bersama Liverpool & figurnya menjadi representasi identitas Muslim secara internasional.

Mo Salah mentransformasikan profil Islam konstruktif dalam kerangka budaya populer olahraga yang dibentuk dalam perspektif Barat.

Sumber: Siti R. Susanto (Jawa Pos 3/6/19)

Baca Juga :  Agama Sepakbola

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.