Ustazah Siti Fauziah S.Pd. CBHC, Eduparenting Coach Founder dan Owner Open Mind Coaching And Consulting. Foto: suaramuslim.net.

Suaramuslim.net – Satu hal yang seringkali dilupakan oleh banyak wanita adalah bahwa kemuliaan mereka tidak bergantung pada laki-laki yang mendampinginya.

Allah meletakkan nama dua wanita mulia dalam Al Qur’an; Maryam dan Asiyah. Maryam adalah wanita suci yang tidak bersuami. Dan Asiyah adalah istri dari manusia yang sangat durhaka, Firaun.

Apakah status itu mengurangi kemuliaan mereka? Ternyata tidak. Maka wanita adalah istimewa dengan sendirinya. Ketika dia kecil wanita menjadi pembuka pintu surga untuk ayahnya ketika dia dewasa dan menjadi seorang istri dia menjadi penggenap agama suaminya dan ketika menjadi ibu dia menjadi surga bagi anak-anaknya.

Terkadang ada pernyataan yang melemahkan diri setiap muslimah. Banyak permasalahan yang terjadi dalam hidup kita bermula dari konsep diri yang keliru. Konsep diri ini penting karena dia believe system. Bagaimana kita menilai diri kita, bagaimana membuat persepsi tentang diri kita, itu yang akan menentukan bagaimana kita melangkah kedepan.

Kalau kita membuat persepsi tentang diri kita adalah orang yang lemah maka kita akan menjadi pribadi-pribadi yang peragu dan mudah menyerah. Tetapi kalau kita membuat persepsi tentang diri kita adalah pribadi yang istimewa, dengan segala kelebihan dan kekurangan yang Allah berikan maka sudut pandangnya akan berbeda pula.

Baca Juga :  Inilah Empat Wanita Penghuni Surga

Jadi konsep diri ini sangat penting untuk menjadi penggerak dan motivasi kepada setiap muslimah bagaimana kita melangkah itu bergantung kepada bagaimana memilah diri sendiri. Bagaimana kita melihat diri sendiri seperti apa kita di tengah masyarakat yang seringkali dinamikanya begitu dinamis.

Jadi, ketangguhan seseorang dalam menerima cercaan, ujian, dan gagal itu semua bergantung pada bagaimana kita membuat persepsi tentang diri kita. Setiap muslimah itu istimewa.

Fitrah setiap manusia itu dari lahir yang sudah diberikan kepada Allah yaitu self confident, rasa percaya diri. Kita harus selalu mengatakan kepada diri kita “I’m Special”. Allah menciptakan kita menjadi pribadi yang limited edition, one by one, mulai dari sifatnya, karakter, kepribadian, permasalahan hidup yang diberikan, kurikulum yang diberikan kepada setiap hamba-Nya itu spesial.

Artikel ini dikutip dari siaran Mozaik pada hari Senin, 20 Januari 2020 pukul 13.00-14.00 bersama Ustazah Siti Fauziah S.Pd. CBHC, Eduparenting Coach Founder dan Owner Open Mind Coaching And Consulting.

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.