Onde-Onde, Camilan Legit dari Kota Majapahit

Suaramuslim.net – Alkisah, penjajah Belanda terheran-heran dengan jajanan yang ada di hadapannya. Bentuknya bulat seukuran kepalan tangan anak kecil, warnanya coklat sawo matang, dan ada parutan kelapa legit di dalamnya.  Dan yang membuat mereka mengernyitkan adalah taburan biji wijen yang tertata merata di tubuh bulat coklat ini. “Gimana cara menempelkannya?” tanyanya keheranan.

Cerita di atas hanyalah banyolan dari mulut ke mulut tentang onde-onde. Layaknya cerita rakyat yang tak tahu siapa yang memulai dan tak diketahui kebenarannya. Namun, setidaknya keberadaannya cerita tersebut telah menasbihkan keberadaan onde-onde sebagai camilan tradisional yang telah ada sejak dulu. Camilan yang tumbuh seiring dengan perkembangan masyarakatnya. Camilan yang tetap memiliki tempat di hari para penikmatnya. Meskipun kini telah banyak bertebaran camilan-camilan modern di masyarakat.

Nah, rasanya semua orang telah tahu bahwa kota yang mendapat julukan Kota Onde-onde adalah Mojokerto. Sebuah kota budaya yang dikenal akan peninggalan kerajaan Mojopahit. Dan karena itu di sana terdapat candi dan museum Mojopahit. Candi yang hingga kini masih sering menjadi jujugan wisata adalah Candi Bajangratu dan Candi Tikus.

Baca Juga :  Cheesecake, Dessert Lembut Penggugah Selera

Berbanding terbalik dengan julukannya, ternyata mencari jajanan onde-onde di Kota Onde-Onde tidaklah semudah membalik telapak tangan. Tidak semudah kalau kita mencari apel di Kota Batu, atau tape sepulang dari Bondowoso. Warung-warung di pinggir jalan jarang menyajikannya. Justru camilan tradisional lainnya semacam ote-ote dan pisang goreng yang mudah dijumpai. Namun, jika kita memang berniat untuk mencarinya, juga bukan hal yang sangat sulit untuk mendapatkannya. Di toko-toko khusus camilan hampir pasti selalu tersedia.

Bagaimana cara membuat kudapan satu ini? Berikut ini resep onde-onde isi kacang hijau seperti yang dilansir dari laman Vemale.com.

Bahan

  • 500 gram tepung beras ketan
  • 250 gram gula pasir
  • 75 gram tepung beras
  • 150 ml air hangat
  • Garam (secukupnya, kira-kira 1 sdt)
  • Vanili bubuk (secukupnya, kira-kira 1 sdt)
  • 200 gram wijen
  • Minyak goreng (secukupnya)

Bahan Untuk Isian

  • 250 gram kacang hijau kupas
  • 100 gram gula pasir
  • Garam (secukupnya, kira-kira 1/2 sdt)
  • Vanili bubuk (secukupnya, kira-kira 1/2 sdt)

Cara Membuat Isian

  1. Rendam kacang hijau yang telah dikupas selama 4 sampai 5 jam setelah itu cuci bersih dan bilas.
  2. Kukus kacang hijau sampai empuk lalu tumbuk atau haluskan hingga halus.
  3. Campur kacang hijau halus bersama gula, garam dan vanili sampai semua bahan menyatu. Uleni dan bulatkan kecil-kecil untuk dijadikan isi onde-onde.
Baca Juga :  Singang Sumbawa, Olahan Ikan yang Cocok untuk Berbuka

Cara Membuat Onde-Onde

  1. Campur tepung beras ketan, tepung beras, garam, gula dan vanili jadi satu lalu uleni hingga adonan kalis.
  2. Ambil adonan secukupnya lalu pipihkan dan buat cekungan untuk tempat isian.
  3. Bulatkan adonan dan pastikan onde-onde terbentuk sempurna.
  4. Setelah onde-onde jadi, celupkan onde-onde ke dalam air dingin lalu gulingkan onde-onde ke atas wijen yang telah diletakkan di piring sampai rata.
  5. Panaskan minyak dan segera goreng onde-onde hingga warnanya menjadi kuning kecokelatan dan kulit bagian luar kering.
  6. Angkat onde-onde setelah matang lalu sajikan pada keluarga tercinta selagi masih hangat.

Onde-onde selalu nikmat sebagai kudapan pagi, siang, atau malam. Apalagi bila ditemani secangkir teh atau wedang jahe hangat. Selamat menikmati.

Oleh: Mohammad Efendi, S.S.
Editor: Oki Aryono

*Pendidik di YLPI Al Hikmah Surabaya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.