Beda Dengan Sydney, Pemilu di Islamabad dan Teheran Berjalan Lancar
Suasana Bazar Nusantara yang di gelar di pemilu KBRI Islamabad (Foto: Istimewa)

ISLAMABAD (Suaramuslim.net) – Pemungutan suara yang dilaksanakan di KJRI dan Town Hall Sydney pada Sabtu, 13 April 2019 berjalan ricuh. Pasalnya, ratusan warga Indonesia yang tinggal di sana tidak dapat menggunakan hak pilihnya.

Kericuhan ini kemudian berakhir dengan munculnya petisi online yang meminta diulangnya pemungutas suara di Sydney. Sampai saat ini sudah ratusan ribu orang yang menandatangani petisi tersebut.

-Advertisement-

Berbeda dengan Sydney, pemungutan suara di TPS KBRI Islamabad justru berjalan lancar.

Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) Islamabad melaksanakan Pemilihan Umum (Pemilu) Serentak 2019 di Tempat Pemungutan Suara Luar Negeri (TPSLN) yang terletak di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Islamabad pada hari Sabtu (13/04).

Ketua Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN), Muladi Mugheni menyatakan Pemilu 2019 ingin memberikan suasana nyaman dan kekeluargaan bersama WNI yang akan menggunakan hak pilihnya.

“Oleh karena itu, kami juga berinisiatif mengadakan bazar kuliner nusantara, perlombaan untuk anak-anak, dan panggung gembira yang banyak sekali penampilan yang disajikan,” ujar Muladi dalam rilis KBRI Islamabad yang diterima Suaramuslim.net.

Total DPT yang menggunakan hak pilih di TPSLN Islamabad sebanyak 246 atau 93,5% dari 263. Sementara pemilih melalui pos sebanyak 106 dan 70% kembali ke PPLN.

Duta Besar Republik Indonesia untuk Pakistan, Iwan Suyudhie Amri mengatakan pelaksanaan bazar nusantara ini sekaligus untuk mengobati rasa rindu WNI terhadap Indonesia.

“Pada hari ini WNI yang hadir dapat menggunakan hak politiknya dengan tenang dan damai. Yang rindu dengan masakan Indonesia bisa berkeliling melihat bazar dengan aneka ragam makanan khas Indonesia, juga nanti di Panggung Gembira kita akan disuguhkan dengan penampilan-penampilan seni budaya Indonesia oleh adik-adik mahasiswa dari International Islamic University of Islamabad, juga dari putra putri Staf KBRI,” katanya saat memberikan sambutan di Panggung Gembira.

Lancarnya jalan pemungutan suara pemilihan umum di luar negeri juga terjadi di Teheran, Iran.

“Pemungutan suara dilaksanakan secara serentak di TPS 001 Teheran dan TPS 002 Qom, berlangsung dari pukul 08.00–18.00 waktu setempat.” Ungkap KBRI Teheran melalui rilisnya, Ahad (14/04).

Pemungutan suara di kedua TPS berlangsung aman dan lancar, suasana tertib dan kondusif terlihat di TPS 001 yang bertempat di KBRI Teheran dan TPS 002 yang bertempat di Sekretariat Himpunan Pelajar Indonesia (HPI) di kota Qom, Iran.

TPS 001 dengan jumlah DPT 78 orang, sebanyak 70 orang jumlah pemilih yang menggunakan haknya. Dengan demikian dari 80 Surat Suara (SS) untuk PPWP dan DPR RI (78 SS DPT + 2 SS cadangan) yang diterima PPLN Teheran, bersisa 10 SS.

Sementara itu di TPS 002 Qom, dari jumlah DPT 161 orang, sebanyak 164 pemilih telah menggunakan haknya, dengan demikian dari 165 SS (SS DPT 161 + 4 SS cadangan) yang diterima PPLN Teheran, 1 SS dalam keadaan rusak sehingga jumlahnya menjadi 164 SS.

Sementara itu untuk TPS Pos dengan jumlah DPT 26 orang, dari 26 SS yang dikirimkan melalui pos, hanya 1 SS yang sampai tanggal 11 April 2019 belum dikembalikan ke KPPSLN Pos dan masih ditunggu hingga tanggal penghitungan, 17 April 2019.

Jumlah partisipasi pemilih dari ketiga TPS sebanyak 96,6 %, untuk selanjutnya masing-masing KPPSLN (Tehran, Qom dan Pos) menyerahkan secara resmi kotak suara dan dokumen terkait kepada PPLN Teheran.

Reporter: Ali Hasibuan
Editor: Muhammad Nashir

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.