Prodi K3 PENS bawa praktik keselamatan listrik ke siswa SMKN 1 Jabon Sidoarjo

SIDOARJO (Suaramuslim.net) – Pemahaman Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) perlu dibangun sejak bangku sekolah, terutama bagi siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang terbiasa melakukan kegiatan praktik dan berinteraksi dengan peralatan teknis.

Melihat pentingnya hal tersebut, Program Studi Sarjana Terapan Teknologi Rekayasa Keselamatan K3 Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) memberikan edukasi dan praktik K3 listrik kepada guru dan siswa SMK Negeri 1 Jabon, Sidoarjo, Senin (21/9/26).

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat tersebut mengangkat tema “Pelatihan dan Workshop Peningkatan Kesadaran dan Implementasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) pada Sistem Kelistrikan untuk Guru dan Siswa SMK.”

Para peserta tidak hanya mendapatkan materi mengenai keselamatan kelistrikan, tetapi juga diajak mempraktikkan penerapannya melalui modul simulator K3 listrik.

Dalam kegiatan tersebut, peserta diperkenalkan pada berbagai potensi bahaya kelistrikan serta risiko yang dapat muncul apabila aspek keselamatan diabaikan.

Materi kemudian dilanjutkan dengan praktik untuk mengenali sistem pengamanan dan memahami penerapan prosedur keselamatan dalam aktivitas kelistrikan.

Metode pembelajaran berbasis praktik membuat siswa dapat menghubungkan materi yang diperoleh dengan situasi yang lebih dekat dengan aktivitas mereka di sekolah maupun lingkungan kerja.

Melalui simulator, siswa mendapatkan kesempatan untuk melihat dan mencoba secara langsung bagaimana prinsip K3 diterapkan pada sistem kelistrikan.

Kepala SMKN 1 Jabon, Nur Faridah Ilmianah, mengapresiasi kegiatan yang memberikan pengalaman langsung kepada siswa.

“Praktik langsung membuat siswa lebih mudah memahami pentingnya K3, terutama dalam penggunaan dan pekerjaan yang berkaitan dengan kelistrikan,” ungkapnya.

Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari kontribusi Program Studi Sarjana Terapan Teknologi Rekayasa Keselamatan K3 PENS, yang merupakan salah satu program studi baru di lingkungan PENS.

Kehadiran prodi ini tidak hanya diarahkan untuk menghasilkan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi di bidang keselamatan kerja, tetapi juga untuk memberikan manfaat keilmuan kepada masyarakat.

Kaprodi Sarjana Terapan Teknologi Rekayasa Keselamatan K3 PENS, Indra Ferdiansyah, mengatakan bahwa kegiatan pengabdian menjadi salah satu cara untuk membawa keilmuan K3 lebih dekat kepada masyarakat.

“Sebagai prodi baru, kami ingin keilmuan K3 PENS dapat langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Melalui praktik, siswa belajar mengenali bahaya dan menerapkan keselamatan secara nyata,” jelasnya.

Menurut Indra, pembelajaran K3 sejak tingkat SMK penting untuk membentuk kebiasaan bekerja secara aman.

Keterampilan teknis yang dimiliki siswa perlu disertai kemampuan untuk mengenali potensi bahaya, memahami risiko, dan menerapkan langkah pengendalian yang tepat.

Kolaborasi PENS dengan SMKN 1 Jabon juga menunjukkan peran perguruan tinggi dalam mendukung penguatan pendidikan vokasi.

Pengetahuan dan teknologi yang dikembangkan di lingkungan kampus dapat diimplementasikan melalui kegiatan yang relevan dengan kebutuhan sekolah dan masyarakat.

Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya mendapatkan pengetahuan tentang bahaya kelistrikan, tetapi juga pengalaman praktik yang dapat menjadi bekal dalam kegiatan pembelajaran di sekolah maupun ketika memasuki dunia kerja.

Sementara bagi guru, kegiatan tersebut dapat menjadi tambahan wawasan untuk memperkuat penerapan budaya keselamatan dalam proses pembelajaran praktik.

Bagi PENS, kegiatan di SMKN 1 Jabon menjadi langkah awal bagi Program Studi Sarjana Terapan Teknologi Rekayasa Keselamatan K3 untuk memperluas kontribusinya kepada masyarakat.

Sebagai prodi baru, K3 PENS mulai menunjukkan bahwa keilmuan yang dikembangkan di perguruan tinggi dapat hadir langsung di tengah masyarakat melalui edukasi, praktik, dan pemanfaatan teknologi.

Dari teori menuju praktik, dari kampus menuju masyarakat. PENS mendorong budaya K3 tumbuh sejak bangku sekolah sebagai bekal menuju dunia kerja yang aman dan profesional.

Pewarta: Uki Syafitri
Penyunting: Muhammad Nashir

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.