Publik Surabaya Inginkan Cawali-Cawawali yang Peduli, Merakyat, dan Berwawasan Luas
Rilis hasil survei oleh Surabaya Survey Center (SSC) pada Rabu (9/1/2019) di Surabaya.

SURABAYA (Suaramuslim.net) – Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini akan segera habis masa jabatannya. Publik Surabaya ternyata telah memiliki beberapa kriteria secara khusus. Hal itu tersurat melalui hasil riset yang dirilis oleh Surabaya Survey Center (SSC) pada Rabu (9/1/2019).

“Karakter pemimpin yang peduli dan merakyat diharapkan oleh 18.2 persen responden. Itu menempati posisi pertama. Lalu diikuti dengan karakter yang bersih dan berprestasi yang dipilih oleh 17.8 persen,” kata peneliti senior SSC Imam Sofyan.

-Advertisement-

Sebagai Kota Metropolitan, lanjut Imam, publik Surabaya juga mengharapkan adanya sosok pemimpin yang pintar dan berwawasan luas.

“Itu dipilih oleh 15 persen responden dan diikuti oleh sosok pemimpin yang ramah dan santun dengan 12.6 persen,” jelasnya.

Bagaimana dengan sosok pemimpin yang berani dan tegas? Karakter yang lekat dengan image Wali Kota Risma. Menurut Imam, jenis karakter pemimpin ini berada di posisi terbawah dengan 6.8 persen.

“Masih lebih tinggi karakter pemimpin yang religious dan berpenampilan menarik,” ujarnya.

“Secara berurutan, pemimpin dengan karakter religious dipilih oleh 10 persen responden sementara yang berpenampilan menarik mendapatkan 7.5 persen. Sementara 1.5 persen lainnya menjawab lain-lain serta 10.6 persen menjawab tidak tahu atau tidak menjawab,” pungkas Imam.

Baca Juga :  Mengapa Teror Harus Berbuah Teror?

Hasil survei yang dirilis oleh SSC ini berdasarkan pada survei yang dilaksanakan mulai 20-31 Desember 2018 di 31 Kecamatan di Kota Surabaya. Riset yang dilakukan menggunakan 1000 responden melalui teknik stratified multistage random sampling dengan margin of error kurang lebih sebanyak 3.1 persen dan tingkat kepercayaan sebesar 95 persen.

Reporter: Teguh Imami
Editor: Muhammad Nashir

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.