Radio Suara Muslim
Ilustrasi radio (Foto: flypaper.soundfly.com)

Suaramuslim.net – Media radio memang bisa menjadi teman yang mengasyikkan di mana pun berada. Ketika menjalankan profesi atau aktivitas di rumah. Inilah salah satu keunggulan media radio. Media ini bisa dipantau sambil menjalankan aktivitas. Bisa berkegiatan sambil menyimak siaran radio.

Apalagi bagi kaum ibu. Ada yang menjalankan urusan rumah sambil menyimak radio. Itu pula yang dilakukan Sulistyo Wahyuningsih. Warga Mutiara Residence, Anggaswangi Sidoarjo, ini selalu menyimak Radio Suara Muslim Surabaya 93,8 FM. Sambil mengurus kebutuhan keluarga, ibu tiga anak ini stay tune di Suara Muslim.

“Sejak habis Subuh, saya sudah menyalakan radio. Biasanya mendengarkan kajian Tafsir Al Qur’an Profesor Roem Rowi. Setelah itu, radio jarang mati. Nyala terus. Kadang-kadang coba mendengarkan ceramah di stasiun lain. Tapi pas ceramah Zuhur, balik lagi mendengarkan Suara Muslim. Nanti, malamnya juga mendengarkan siaran Solusi Ustadz,” tutur Sulis.

Perkenalan dengan radio

Sulis mengaku sudah mengenal Radio Suara Muslim pada 2013. Sejak itu, istri dari Suyanto ini langsung jatuh hati pada stasiun radio yang berlokasi di Jalan Dinoyo 57 Surabaya ini.

“Saya suka ceramah-ceramahnya. Bisa menambah ilmu keislaman, bisa jaga iman dan takwa kita. Semua yang berhubungan dengan agama, saya suka. Saya dan suami pun bersepakat untuk menyekolahkan anak-anak ke pondok pesantren. Harapannya, agar bekal agamanya kuat,” ujar wanita kelahiran Madiun, 15 Juli 1975 ini.

“Anak-anak kami perempuan semua. Yang nomor satu dan dua sekolah di Pondok Progresif Bumi Sholawat. Yang sulung sudah SMA, yang nomor dua masih SMP. Kalau yang nomor tiga masih SD kelas 4. Yang bungsu masih bersekolah dekat rumah saja. Belum mondok seperti dua kakaknya,” imbuh wanita yang menikah pada 1999 ini.

Kesan yang sama dirasakan Insani. Guru SMP swasta ini juga menggemari siaran Suara Muslim. Warga Ploso, Surabaya ini memang baru aktif menyimak Suara Muslim.

“Saya baru pantau Desember 2019. Saya paling suka bacaan zikir Al Matsurat, setelah Subuh dan selepas Magrib,” ungkap ibu tiga anak ini.

“Mendengarkan zikir di Suara Muslim bikin hati terasa damai. Meskipun saya tidak penuh mengikuti siaran Suara Muslim. Karena saya mengajar di sekolah, jadi ya bisanya mengikuti siaran radio saat Subuh. Lalu mendengarkan lagi setelah Magrib, setelah pulang ngajar,” jelasnya.

“Selama Ramadan lalu, saya sangat suka mendengarkan kisah sahabat Rasul,” imbuh wanita kelahiran 1969 ini.

Selalu menjadi oase 

Di tengah kehidupan yang menghimpit dan deraan masalah, siaran-siaran di Radio Suara Muslim ibarat oase di padang gersang. Memberi kesejukan. Dan inilah moto yang dijaga oleh segenap kru dan pengelola Suara Muslim: mencerahkan, menyejukkan dan menyatukan.

Kami mengajak Anda sekalian untuk ambil bagian dalam mendukung program-program Suara Muslim. Salurkan donasi terbaik Anda untuk kemajuan radio tercinta kita ini.

Donasi dapat Anda salurkan melalui transfer ke Bank Syariah Mandiri nomor rekening 7447 444 008 atas nama Donasi Media Dakwah, Bank Syariah Mandiri (Kode Bank 451). Konfirmasikan ke nomor 0813 3322 2487.

Jika Anda memiliki kisah yang berkesan dengan Suara Muslim, jangan ragu untuk mengirimkan ke kami di email redaksi@suaramuslim.net dan Whatsapp 0813 3322 2487.

1 COMMENT

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.