H. Nugraha Hadi Kusuma, Ketua Tim Jihad Politik Muhammadiyah Jawa Timur, foto: Dok. Istimewa

Suaramuslim.net – Rasa syukur yang tiada terhingga atas berkat Rahmat Allah kita masih diberikan kesempatan berjihad di jalan-Nya, semoga Allah memberikan yang terbaik baik kita, keluarga dan seluruh warga persyarikatan di mana pun berada. Amiin.

Berdasarkan fakta dan data yang dihimpun mulai pelaksanaan pemilu hingga kini, kami mencatat lima poin penting,

Pertama, seluruh pimpinan dan tim wilayah melihat, memperhatikan, bersama dan merasakan semangat juang yang luar biasa warga persyarikatan Muhammadiyah Jawa Timur mulai dari ranting, cabang, daerah, wilayah, karyawan amal usaha, guru, ibu-ibu Aisyiyah, takmir, dan seluruh warga dengan segala usaha untuk mencapai hasil maksimal hanya karena Allah semata, kami sampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya.

Kedua, perlawanan terhadap mindset politik jahiliyah selalu ada resiko yang luar biasa dan itu kita rasakan sekarang, seperti pahit obat yang menyehatkan, jangan ragu dan bimbang di tengah gelombang tsunami amplop, tekanan politik, rekayasa manipulatif bahkan tudingan sumir terkait gerakan kita.

Yakinlah saudaraku semua, gerakan ini telah membukakan mata semua orang bahwa Muhammadiyah adalah bagian terpenting bangsa ini, peta dakwah telah tersusun dan tampak jelas, lawan dan kawan terdeskripsi dengan jelas, maka gerbang kemenangan dakwah telah di depan mata. Hapus semua keraguan, pilihan berada di garis juang ini bagian pertanggungjawaban di hadapan Allah SWT, kita tuntaskan, insyaallah berkah bagi semua.

Baca Juga :  Penerapan Sistem Ganjil-Genap di Surabaya Belum Diperlukan

Ketiga, struktur organisasi tim yang terbentuk telah membuktikan kebangkitan Islam itu bukan isapan jempol, karena fondasi sudah dibangun dengan luar biasa, mesin politik kita sudah tertata. Maka mulai kini gerak amal persyarikatan harus didampingi strategi dan optimalisasi pembangunan jemaah dengan mulai memenangkan pilkades, pilkada bahkan pemilu 2024 serta penataan warga pada struktur pemerintahan di semua tingkatan guna optimalisasi dakwah dan gerakan amar makruf nahi mungkar, karena inilah satu langkah untuk masa depan yang gemilang.

Keempat, gerakan ini telah menjadikan dakwah kita inklusif tidak eksklusif, di masing-masing daerah telah menembus batas-batas yang selama ini seakan tidak bisa kita jangkau. Dengan gerakan ini ternyata Allah SWT menunjukkan bahwa banyak lapisan masyarakat membutuhkan sentuhan dan perhatian Muhammadiyah. Hal ini dapat kita lihat dari pemilih kita, beragam, dan mereka mencintai Muhammadiyah. Yakinlah inilah ladang juang kita yang ditunjukkan Allah. Banyak segmen dan garapan yang ternyata belum kita sentuh terutama terkait potensi sumberdaya manusia dan sumberdaya alam yang optimalisasinya membutuhkan peran Muhammadiyah.

Baca Juga :  Gempa Megathrust, Akankah Terjadi di Jawa Timur?

Kelima, pesan Ketua Umum PP Muhammadiyah Dr. KH. Haedar Nashir, “Jangan Pulang Sebelum Menang.” Jaga penghitungan di kecamatan, tuntaskan dan menangkan, Allah selalu beserta kita.

Demikian catatan ini kami tulis sebagai bagian kekaguman secara pribadi maupun rasa syukur kepada Allah karena bersama pribadi-pribadi hebat yang tetap teguh dalam garis juang jihad politik Muhammadiyah Jawa timur ini, jazakumullah.

H. Nugraha Hadi Kusuma
Ketua Tim Jihad Politik Muhammadiyah Jawa Timur

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.