Rektor ITS: Jangan Karena Terorisme Mahasiswa Takut Belajar Agama

264
Rektor ITS Prof Joni Hermana memimpin deklarasi ITS melawan terorisme pada Selasa (15/5) di taman alumni ITS (foto: Suaramuslim.net / Ahmad Jilul QF)

SURABAYA (Suaramuslim.net) – Teror bom yang beruntun terjadi di Surabaya membuat Rektor Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya Prof Joni Hermana angkat bicara, terlebih 2 dari terduga pelaku teror dikabarkan pernah berkuliah di ITS. Keduanya adalah Anton Ferdiantono tercatat pernah berkuliah di jurusan D3 Teknik Elektro angkatan 1991, dan Budi Satrijo merupakan alumni Teknik Kimia angkatan 1988.

“Hanya satu yang tercatat sebagai alumni yakni Budi Satrijo, namun ia juga tidak aktif di agenda ITS maupun ikatan alumni” ungkap Joni Hermana dalam konferensi pers di ruang sidang lantai 1 Rektorat ITS pada Selasa (15/5).

-Advertisement-

Namun Joni menegaskan bahwa kampus ITS bersih dari radikalisme, terlebih ia menampik jika selama ini aktivitas kerohanian Islam dan aktivis masjid diidentikkan dengan radikalisme.

“Di ITS semua terpantau, ada dosen agama dan tim pembina kerohanian Islam yang memantau aktifitas di masjid dan aktifitas keagamaan di ITS, sehingga ideologi radikal tidak akan bisa masuk” kata Joni.

Joni bahkan menekankan agar mahasiswa di ITS maupun di kampus-kampus lain tetap giat belajar Islam agar terhindar dari radikalisme.

Baca Juga :  GNPF Ulama Dukung GUIB Jatim Bentuk TPF Kasus Bom Surabaya

“Jangan karena kejadian teror ini, mahasiswa malah makin takut belajar agama, ini yang berusaha saya cegah, karena seharusnya mereka yang punya potensi ke arah radikal harus dirangkul agar belajar agama dengan benar dan tidak menjadi radikal” jelas Joni.

Selain memberikan klarifikasi kepada awak media, pada Selasa (15/5) sore Rektor ITS bersama segenap civitas akademika ITS menyelenggarakan deklarasi anti radikalisme dan terorisme serta menyampaikan bela sungkawa terhadap para korban, dan mendukung aparat dan pemerintah menangani pelaku teror.

Reporter: Ahmad Jilul Qur’ani Farid
Editor: Muhammad Nashir

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.