BELITUNG (Suaramuslim.net) – Sejak hari Rabu lalu (9/10), Badan Pelaksana Penanggulangan Bencana (BNPB) menyelenggarakan Jambore Nasional Penanggulangan Bencana. Kegiatan yang dilaksanakan di Resort Pelangai Tanjung Tinggi Beach, Belitung ini merupakan salah satu wujud partisipasi dalam peringatan Bulan Pengurangan Risiko Bencana.

Menariknya, dari 277 perwakilan dari berbagai provinsi di Indonesia, ada 8 relawan cilik yang turut hadir sebagai salah satu tamu undangan.

Mereka adalah Relawan Cilik Laznas Lembaga Manajemen Infaq (LMI) dengan rentang usia antara 8-11 tahun. Anak-anak yang masih duduk di kelas 2 hingga 4 Sekolah Dasar ini adalah peserta Temu Pelajar Nusantara, sebuah program yang digagas oleh Laznas LMI untuk anak yatim dan dhuafa. Pada acara tersebut, pendidikan kebencanaan menjadi materi utama yang disampaikan.

Kasubdit Peran Masyarakat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Pangarso Suryo Utomo yang saat itu hadir pun akhirnya mengundang Tim Relawan Cilik Laznas LMI untuk ikut serta hadir di Belitung.

Selain mengikuti seluruh rangkaian acara, Jumat (11/10) Relawan Cilik yang terdiri dari Sachio, Ervin, Yunus, Sofie, Amar, Habibi, Azmi, dan Habibah juga mengunjungi SDN 15 Sijuk untuk berbagi pengetahuan tentang mitigasi bencana.

Baca Juga :  BNPB: Solusi Pemadaman Karhutla Harus Permanen

Didampingi oleh Susanto, Manajer RNPB Laznas LMI, mereka mengajak 114 siswa seusianya untuk melakukan simulasi kebencanaan, mulai dari cara berlindung ketika terjadi gempa hingga hal yang harus dilakukan setelah gempa selesai. Menjelang sore hari, relawan cilik ini tidak ketinggalan untuk ikut menanam 200 bibit pohon buah-buahan sebagai salah satu cara mencegah terjadinya bencana.

“Saya senang bisa jadi guru hari ini, terus ikut menanam pohon juga. Semoga nanti buahnya ndak kecut,” aku Ervin yang sempat mendapat hadiah buku dari Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak, karena kecakapannya menyanyikan lagu “Kalau Ada Gempa” di acara Temu Pelajar Nusantara.

Melalui kegiatan ini, diharapkan semakin banyak masyarakat dan anak-anak yang teredukasi dalam mengantisipasi serta menanggulangi bencana.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Pelaksana Laznas LMI Citra Widuri juga berharap hadirnya Relawan Cilik ini dapat menginspirasi, sekaligus melahirkan banyak relawan cilik lain yang turut peduli dengan alam sejak dini. Sehingga, edukasi terkait kebencanaan dapat mengurangi risiko korban jiwa, terutama anak-anak yang termasuk golongan rentan.

Baca Juga :  Setelah Dilantik, Kepala BNPB: Target ke Depan adalah Mitigasi Bencana

Reporter: Teguh Imami
Editor: Muhammad Nashir

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.