Penyembelihan Hewan Kurban Bukan Acara Seremonial Belaka (2)

Suaramuslim.net – Dalam Al Quran sudah disebutkan dengan jelas, jika kita disunnahkan untuk berkurban. Kurban merupakan salah satu ibadah yang bertujuan untuk taqarrub atau mendekatkan diri kepada Allah swt.

Kurban dilaksanakan pada tanggal 10 Dzulhijjah bertepatan dengan hari raya besar Islam, yaitu Idul Adha. Oleh sebab itu, hari raya Idul Adha sering disebut sebagai hari raya kurban.

Allah subhanahu wa ta’ala berfirman:

فَصَلِّ لِرَبِّكَ وَانْحَرْ

“Maka laksanakanlah sholat karena Tuhanmu, dan berkurbanlah (sebagai ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah).” (QS. Al-Kausar Ayat 2)

Dalam Islam, Kurban disebut juga dengan Al-udhiyyah dan Adh-dhahiyyah yang berarti binatang sembelihan, seperti sapi, kambing, maupun unta. Tak hanya sebagai pendekatan diri kepada Allah swt., berkurban juga mengajari kita untuk menciptakan jiwa sosial yang tinggi. Selain itu, dengan berkurban kita akan lebih bersyukur atas nikmat Allah swt.

Hukum kurban adalah sunnah muakaddah (sunnah yang sangat dianjurkan) bagi yang mampu. Namun, remaja pun bisa melakukan kurban walaupun statusnya masih pelajar, asalkan dalam hatinya ada niat berkurban. Lalu, bagaimana cara menumbuhkan niat berkurban pada diri remaja? Mari kita simak langkahnya berikut ini.

  1. Penasaranlah akan seluk beluk Idul Adha

Ikutilah majelis ilmu atau bertanyalah pada ulama tentang Idul Adha. Selami sejarah, keutamaan, hukum, syarat, manfaat dan lain sebagainya tentang berkurban. Pahami benar seluk beluknya hingga kamu mengerti betapa istimewanya berkurban.

2. Tanamkan niat berkurban

Setelah mengulik tentang Idul Adha, pasti sebagian dari kita menginginkan untuk berkurban. Hendaknya para remaja selain mempunyai rencana untuk berkurban juga menanamkan niat berkurban pada hatinya. Niat yang murni karena Allah swt.

3. Menyusun rencana

Setelah berniat untuk melaksanakan kurban, bersegeralah menyusun rencana. Rencana-rencana tersebut diantaranya:

  • Targetkan di umur berapa kamu akan berkurban. Bisa 2, 3, atau 4 tahun lagi. Yang terpenting, sesuaikan dengan keinginanmu.
  • Menabung sedikit demi sedikit untuk membeli hewan kurban. Remaja kebanyakan mendapat uang dari kedua orang tuanya. Menyisihkan rezeki untuk kebaikan seperti berkurban, pasti dicintai oleh Allah swt. Selain itu, jika kamu ingin cepat-cepat berkurban, belajarlah untuk bekerja part-time atau freelancer, dan menabung hasilnya untuk berkurban.
  • Memotivasi diri untuk selalu mengingat tujuan awal berkurban. Motivasi bukan sebuah rencana, namun sebagai bentuk suplemen rencana. Keberadaannya sangat dibutuhkan untuk meningkatkan kadar semangat untuk terus menabung.
  • Mengistiqomahkan niat
4. Istiqomah

Beristiqomah memang sulit. Pasti ada saja masalah yang terjadi, hingga keistiqomahan mulai goyah. Jika hal ini terjadi, berhentilah sejenak. Istirahatlah untuk menenangkan hati yang mulai tidak konsisten. Selama beristirahat, ingatlah kembali mengapa kamu sampai pada detik ini. Ingat lagi tujuan awal berkurban. Ingat kembali keistimewaan berkurban. Insyaallah, keistiqomahanmu akan kembali.

5. Realisasikanlah

Langkah terakhir adalah merealisasikannya. Jika umur sudah mencapai target berkurban, jika uang yang ditabung sudah terkumpul, realisasikanlah kurbanmu. Inshyaallah, ibadah berkurban yang sudah lama kamu inginkan, diterima oleh Allah swt.

Itulah penjelasan sedikit tentang langkah-langkah yang bisa dilakukan oleh seorang remaja yang memiliki niat untuk berkurban. Meskipun belum berpenghasilan, remaja pun bisa berkurban jika mempunyai niat. Ingat, yang terpenting adalah niat. Semoga bermanfaat.

Kontributor: Anggun Hapsari
Editor: Oki Aryono

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.