Rencanakan Masa Depan Anda

Rencanakan Masa Depan Anda

Rencanakan Masa Depan Anda

Suaramuslim.net“Mau ke mana? Raja Ampat!”. Pernahkah Anda mendengar kalimat di samping? Ya, benar kalimat itu adalah tagline iklan sebuah media online penyedia tiket wisata dan beberapa tiket perjalanan.

Kalimat di dalam iklan itu cukup menarik dan mudah diingat. Tetapi ada yang lebih menarik selain hal itu. Seandainya kalimat sejenis ditanyakan kepada kita hari ini, apa jawaban kita? Mau ke mana kita satu tahun yang akan datang? Mau tinggal di mana kita lima tahun lagi?

Mungkin sebagian dari kita menganggap pertanyaan itu tidak penting dan hanya layak digunakan untuk gurauan belaka. Maka kemudian jawaban yang keluar sering kali sekenanya. Mungkin ada juga yang tidak bisa menjawab karena memang tidak tahu hendak ke mana di tahun-tahun yang akan datang. Mereka tidak tahu hidup seperti apa yang diinginkan di masa depan.

Seseorang yang tidak bisa menjelaskan keadaan hidup di masa depan seperti apa yang dia inginkan itu serupa dengan seseorang yang ingin bepergian tapi tidak tahu ke mana ia ingin pergi. Ia datang ke terminal bus tapi tidak tahu bus mana yang akan dinaikinya. Orang yang tidak bisa mendefinisikan tujuan kepergiannya hanya akan menghasilkan dua pencapaian. Yang pertama, ia tidak akan ke mana-mana. Yang kedua, kemungkinan ia akan sampai di tempat yang tidak pernah diinginkan. Konyol bukan?

Orang-orang sukses adalah mereka-mereka yang bisa menjawab dengan jelas kehidupan atau  profesi apa yang diinginkan di masa depan. Bill Clinton adalah salah satu contohnya. Ketika masih duduk di bangku sekolah salah seorang gurunya bertanya tentang cita-cita kepada semua murid di kelas. “Saya ingin menjadi Presiden Amerika!” jawab Bill kecil. Tentu saja saat itu semua teman-teman di kelas menertawainya. Tetapi saat ini mungkin semua temannya menyesal pernah meremehkan kalimat itu.

Di dalam hidup ini kita semua ingin menjadi orang sukses di masa depan. Tetapi betapa banyak di antara kita yang hanya mengangankannya saja tanpa punya rencana yang jelas. Padahal hidup adalah sebuah perjalanan panjang. Tanpa rencana bukan mustahil setiap pelaku kehidupan tidak akan pernah sampai pada dermaga impian.

Begitulah pentingnya rencana di dalam kehidupan ini. Tetapi betapa banyak yang mengabaikannya. Tanpa rencana yang jelas itu artinya cita-cita kita hanyalah khayalan belaka. Yang lebih berbahaya, orang yang gagal membuat rencana itu sebenarnya ia sedang merencanakan kegagalan. If you fail to plan, you are planning to fail, begitu kata-kata mutiara yang dipopulerkan oleh Benjamin Franklin.

Orang beriman tidak sepatutnya hidup tanpa rencana. Tidak ada kalimat: ‘Hidup yang penting dijalani saja. Biarlah besok urusan besok’. Pedoman hidup kita Al Quran sudah menggariskan bahwa setiap orang beriman harus memperhatikan apa yang diperbuatnya untuk hari esok.

Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat); dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.” (QS. Al Hasyr: 18)

Jelas bukan? Setiap orang beriman harus memperhatikan apa yang diperbuatnya untuk hari esok. Apa yang kita lakukan di hari ini punya dampak pada keadaan kita di hari esok. Maka sudah semestinya jika kita ingin hari esok yang lebih baik maka kita membuat rencana yang baik di hari ini.

So, mari membuat rencana sebaik mungkin, agar kehidupan kita di masa yang akan datang menjadi lebih baik.

Kontributor: Awang Surya*
Editor: Oki Aryono

*Penulis dan Motivator Spiritual

Like this article?

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on WhatsApp
Share on Telegram

Leave a comment