Surat dari Ratna Sarumpaet Foto: Dok. Istimewa

JAKARTA (Suaramuslim.net) – Polemik berita bohong yang dilakukan oleh aktivis kemanusiaan Ratna Sarumpaet menuju titik terang, setelah mengakui bahwa wajah lebam di mukanya bukan karena penganiayaan, dia mengundurkan diri dari tim pemenangan Prabowo-Sandi, Jakarta (3/10).

Beredar surat pengunduran diri Ratna Sarumpaet di beberapa grup WhatsApp, tertanggal 3 Oktober 2018. Koordinator Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar Simanjuntak pun ikut angkat bicara terkait hal ini.

“Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandi sudah memberhentikan beliau,” ujar Dahnil Anzar Simanjuntak, Rabu (3/10).

Namun, Dahnil menyebut pemberhentian Ratna dilakukan sebelum surat itu beredar. BPN Prabowo-Sandi memecat Ratna saat aktivis tersebut mengaku melakukan pembohongan publik.

“(Diberhentikan) sebelum surat itu ada. Sejak kita tahu kebohongan dia,” tegas Dahnil.

Dari keterangan tertulis yang diterima Suaramuslimdotnet, berikut isi surat pengunduruan Ratna Sarumpaet:

Kepada yang saya hormati:
Bapak Prabowo Subianto dan Bapak Salahudin Uno
Bapak Joko Santoso dan seluruh Tim Pemenangan Prabowo Sandi
Semua Pimpinan Partai Koalisi Prabowo Sandi

Dengan hormat

Setelah kita semua dalam dua hari terakhir,
terbelenggu masalah emosional yang terjadi sebagai akibat perbuatan saya,

maka sebagai pertanggung-jawaban moral saya,
bersama ini saya, Ratna Sarumpaet mengundurkan diri
dari tim pemenangan Prabowo Sandi sebagai Jurkamnas, no urut 42.

Terkait dengan hal tersebut di atas, maka sejak saat ini saya sudah
tidak terlibat lagi dengan semua permasalahan yang berhubungan
dengan Tim Pemenangan Prabowo Sandi.

Namun tanpa keterlibatan saya di Tim Pemenangan Prabowo Sandi,
saya akan tetap berjuang demi kemenangan Prabowo Sandi untuk Indonesia yang lebih baik.

Jakarta, 3 Oktober 2018
Hormat saya
Ratna Sarumpaet

Dalam keterangannya, surat ini ditulis pada 3 Oktober 2018, Pukul 16.00 WIB.

Baca Juga :  Surabaya Survey Center: Prabowo-Sandiaga Kemungkinan Bisa Susul Jokowi-Ma'ruf di Jatim

Reporter: Teguh Imami
Editor: Muhammad Nashir

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.