School Shopping, Sesuai Kebutuhan Anak

Suaramuslim.net – Memilih sekolah untuk anak terkadang menjadi dilema tersendiri bagi orang tua. Tidak sedikit yang kebingungan dalam memilih sekolah, walaupun informasi mengenai sekolah incaran sudah diperoleh. Dilema dan kebingungan disebabkan salah satu faktor yakni “Apakah sekolah yang sudah menjadi incaran sesuai dengan kebutuhan anak?”.

Orang tua ingin selalu memberikan yang terbaik untuk anak tidak terkecuali dalam hal pendidikan. Sekolah yang memiliki berbagai fasilitas yang lengkap, mata pelajaran yang beragam, ekstrakurikuler yang beragam, budaya sekolah yang mendukung pembelajaran, dan branded sekolah menjadi incaran para orangtua. Dengan harapan sekolah tersebut mampu membuat anak tumbuh sesuai tugas perkembangan dan fitrah anak. Padahal, tidak semua anak mampu mengikuti dan cocok dengan sistem yang diterapkan di sekolah itu.

Mencari sekolah itu ibarat mencari jodoh, gampang-gampang susah! Apalagi buat orang tua yang tinggal di kota besar seperti Surabaya. Pilihan sekolah semakin beragam dan hampir semua memiliki keunggulan dan prestasi masing-masing. Memilih sekolah yang tepat untuk anak perlu memperhatikan beberapa hal agar anak tidak terjebak dalam lingkungan yang salah. Pendidikan adalah investasi jangka panjang orangtua terhadap anaknya.

Panduan memilih sekolah untuk anak

hal yang perlu diperhatikan orangtua dalam memilih sekolah untuk anak:

  1. Faktor dalam diri anak

Usia anak masuk sekolah memegang peranan penting. Anak yang dimasukkan sekolah terlalu dini dikhawatirkan belum matang secara emosi sosialnya. Usahakan saat masuk sekolah dasar, anak berusia 7 tahun. Potensi anak juga dapat menjadi pertimbangan penting. Misalnya anak memiliki potensi di bidang olahraga, usahakan anak masuk sekolah yang memiliki kegiatan olahraga.

  1. Perkembangan anak

Perkembangan tiap anak itu berbeda-beda. Orang tua harus mengenali karakter anak dan apa yang menjadi kebutuhan mendasar anak pada masa tumbuh kembangnya.

  1. Kurikulum sekolah

Menggali informasi mengenai kurikulum yang digunakan oleh sekolah misalnya: tujuan pembelajaran dan implementasinya dalam kehidupan sehari-hari anak, apakah sesuai dengan pendidikan yang diterapkan dalam keluarga dan sesuai kebutuhan anak?

  1. Tenaga pendidik

Kualitas tenaga pendidik memegang peran penting dalam proses pembelajaran. Guru yang memiliki pendekatan mengajar yang baik dan efektif dalam proses pembelajaran akan membangkitkan motivasi anak dan pembelajaran berjalan menyenangkan.

  1. Fasilitas sekolah

Sekolah yang baik pasti memiliki berbagai fasilitas yang dibutuhkan untuk tumbuh kembang anak. Namun orang tua harus cermat, apakah sekolah memiliki program yang baik dan konsisten atas penggunaan fasilitas tersebut.

  1. School culture

Budaya sekolah akan sangat erat kaitanya dengan proses pembentukan suasana sekolah yang kondusif. Oleh karena itu, orang tua harus selektif terhadap budaya sekolah, apakah cocok dengan karakter anak.

  1. Letak sekolah

Lokasi sekolah harus menjadi pertimbangan, terlebih untuk anak usia TK dan SD. Lokasi sekolah yang terlalu jauh akan membuat anak cepat lelah dan tidak semangat belajar. Belum lagi ditambah tranportasi dan kondisi lalu lintas yang macet. Efeknya, produktivitas anak untuk belajar akan menurun. Jadi, pilihlah sekolah yang lokasinya strategis, mudah dijangkau namun tetap sesuai dengan visi misi dan kebutuhan anak.

  1. Keuangan orang tua

Pada waktu memilih sekolah orang tua harus memiliki ketersediaan dana yang cukup untuk membayar segala kebutuhan sekolah sampai lulus. Jangan sampai ditengah-tengah pendidikan anak, orang tua tidak sanggup membiayainya. Akhirnya anak harus pindah sekolah. Ini tentu merugikan anak jika kurikulum antara sekolah lama dan baru berbeda.

  1. Melibatkan anak saat memilih sekolah

Libatkan anak dalam memilih sekolah, agar anak merasa memiliki andil dalam masa depannya. Mengajak anak bicara mengenai keinginan orang tua menyekolahkan anak di situ. Agar terjadi kompromi antara orang tua dengan anak.

  1. Mengajak anak ke sekolah yang dituju

Membawa anak saat berkunjung ke sekolah yang diincar memiliki tujuan untuk memperkenalkan anak pada lingkungan dan suasana sekolah yang akan dia jalani. Anak yang ikut kunjungan ke sekolah akan berimbas pada kesiapan mental anak untuk sekolah.

Orang tua sekarang harus cerdas menilai seberapa besar dampak yang diberikan sekolah bagi perkembangan anak, baik dari segi kognitif, emosi, agama dan akhlak. Karena keseimbangan aspek kognitif, emosi, agama dan akhlak sangat penting bagi anak di masa yang akan datang. Yang perlu diingat “ambisi orangtua dalam menyekolahkan anak, bisa menghancurkan masa depan anak”.

Kontributor: Jefri firmansyah, S.Psi
Editor: Oki Aryono

*Staf pengajar di SD Al Hikmah Surabaya

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.