Bank Mandiri error, foto: Dok. Istimewa

JAKARTA (Suaramuslim.net) – Bank Mandiri sedang melakukan perbaikan pasca perpindahan proses dari core system ke backup system yang menyebabkan perubahan nilai saldo 10 persen sebagian nasabahnya. Sepanjang proses ini, nasabah diharapkan tak menggunakan m-banking untuk sementara.

Mandiri menjamin saldo nasabah akan segera pulih karena sebelum perpindahan selalu dilakukan backup data saldo nasabah.

Menyikapi kesalahan teknis yang sempat merugikan konsumen tersebut, Ketua Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Tulus Abadi menilai sistem Informasi Teknologi (IT) Bank Mandiri rapuh dan rentan dibajak oleh para hacker.

“Ini hal yang memprihatinkan, sebab bisa disimpulkan sistem IT di Bank Mandiri amat rapuh, dan rentan dihack oleh para hacker yang berpotensi merugikan nasabah Bank Mandiri,” ujarnya melalui keterangan tertulis, Sabtu (20/7).

YLKI meminta manajemen Bank Mandiri untuk mereview sistem IT-nya. Sehingga ke depan tidak terjadi hal yang serupa.

“Bank Mandiri harus meyakinkan pada konsumen bahwa seluruh saldo dan dana milik nasabah dalam keadaan aman, dan bertanggungjawab terhadap kekurangan saldo,” tandasnya.

Reporter: Teguh Imami
Editor: Muhammad Nashir

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here