Sering overthinking? Ini cara mudah mengatasinya!

Sering overthinking? Ini cara mudah mengatasinya!

Artikel ini disarikan dari program talkshow Mozaik Suara Muslim Radio Network.

Suaramuslim.net – “Kejelasan“ adalah sebuah kebutuhan bagi sebagian orang untuk menghadirkan ketenangan. Ketidakjelasan biasanya berdampak bagi para overthinker, yang akhirnya membangun spekulasi-spekulasi sendiri dalam pikiran.

Bunda Irawati, Psikolog di Lembaga Pendidikan At-Taqwa, Lembaga Nurul Hikmah Sidoarjo, menyebutkan beberapa faktor seseorang dapat mengalami overthinking, yakni trauma masa lalu, faktor lingkungan, maupun perasaan berlebih yang mematikan logika.

Kadang kala, trauma disebabkan dari ketahanan emosi dan kepribadian manusia yang berbeda-beda. Dari pengalaman tertentu, atau kejadian yang tidak terduga dapat menyebabkan pikiran buruk yang berkelanjutan.

“Ciri-ciri orang overthinking ya merasa cemas berlebihan, memikirkan sesala sesuatu, juga mungkin khawatir tanpa sebab,“ papar Bunda Ira yang juga praktisi perkembangan anak dan parenting dalam progam Mozaik Suara Muslim Radio Network, Rabu (4/8/2021).

Boleh jadi overthinker memiliki sisi positif, yakni menjadi berhati-hati dalam menjalankan segala hal. Di satu sisi, overthinking ini banyak hal merugikannya. Dampak dari hal ini biasanya bisa menghambat aktivitas sehari-hari karena terlalu dipikirkan hingga menyebabkan psikosomatik dan insomnia.

Menurut penelitian, kebiasaan ini juga dapat menyebabkan penurunan performance bekerja.

Tidak jarang orang-orang bahkan melampiaskan pikiran berlebihnya dengan mengonsumsi junkfood hingga alkohol untuk menghilangkan stres yang terus datang. Lainnya, beberapa orang cenderung mengurung diri dan membatasi pergaulan hingga berujung depresi.

Bunda Irawati menyarankan beberapa cara atasi overthinking.

“Hal ini biasa dimulai dengan kebiasaan melamun. Beberapa cara yang bisa diterapkan guna mengatasi overthinking ialah alihkan ke menonton film, melakukan hobi, dan olahraga. Selain itu, coba curahkan perasaan pada tulisan,” ujarnya.

Kontributor: Denisa Naura
Editor: Zulnia Azzahra

Like this article?

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on WhatsApp
Share on Telegram

Leave a comment