Siap kerja sebelum toga terpasang: PENS kukuhkan 1.016 wisudawan baru

SURABAYA (Suaramuslim.net) – Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) mencatat perkembangan positif dalam keterserapan lulusan pada 2025.

Capaian tersebut menjadi salah satu sorotan dalam Wisuda ke-27 PENS yang diselenggarakan di Graha Sepuluh Nopember ITS Surabaya, pada Sabtu (17/10/2026).

Dalam sambutan Direktur PENS, Dr.-Ing. Ir. Arif Irwansyah, S.T., M.Eng., menyampaikan data keterserapan lulusan PENS tahun 2025 yang menunjukkan capaian positif.

Sebanyak 40,2 persen lulusan telah memperoleh pekerjaan sebelum menyelesaikan pendidikan. Sementara itu, 32,4 persen mendapatkan pekerjaan dalam waktu tiga bulan setelah lulus, dan 16,1 persen lainnya memperoleh pekerjaan dalam rentang empat hingga enam bulan setelah kelulusan.

“Dengan demikian, secara keseluruhan, 88,7 persen lulusan PENS telah bekerja sebelum lulus atau dalam waktu maksimal enam bulan setelah menyelesaikan pendidikan,” ujar Arif.

Dalam Wisuda ke-27 tersebut, PENS mengukuhkan 1.016 wisudawan yang terdiri atas 372 lulusan Diploma 3 (D3), 624 lulusan Sarjana Terapan (D4), dan 20 lulusan Magister Terapan (S2 Terapan).

Pengukuhan ini menandai selesainya masa pendidikan para mahasiswa sekaligus dimulainya perjalanan mereka untuk mengembangkan kompetensi di dunia profesional.

Rangkaian Wisuda ke-27 PENS berlangsung dengan pengukuhan lulusan melalui pemanggilan nama dan pemindahan tali toga. Suasana wisuda turut diwarnai penampilan seni dari UKM Tari serta iringan UKM Paduan Suara Mahasiswa (PSM).

Sebelum prosesi tersebut, sidang wisuda dibuka secara resmi oleh Direktur PENS, Arif Irwansyah, dan memberikan pesan dalam sambutannya.

“Ketika berhasil, jangan lupa untuk bersyukur dan tetap rendah hati. Ketika menghadapi kesulitan, jangan pernah merasa sendirian. Ingatlah bahwa kalian pernah ditempa di kampus ini, belajar untuk bangkit, belajar untuk bekerja keras, dan belajar untuk menyelesaikan persoalan,” pesan Arif.

Selain peluang karier di dalam negeri, mahasiswa PENS juga memiliki pengalaman pengembangan kompetensi melalui program internasional.

Sebanyak 46 mahasiswa dilaporkan telah menyelesaikan International Industrial Talents Education Special Program di Taiwan melalui skema international double degree.

Berdasarkan informasi yang tersedia, para peserta memperoleh gelar internasional serta kontrak kerja sebagai engineer di Taiwan.

Program tersebut menjadi salah satu contoh jalur pengembangan akademik dan profesional yang melibatkan pengalaman di luar negeri.

Melalui program internasional, mahasiswa berkesempatan mengenal lingkungan pendidikan dan profesional yang berbeda dari lingkungan yang mereka temui di Indonesia.

Pengalaman lintas negara juga dapat memperluas wawasan mengenai bidang pekerjaan yang ditekuni serta membuka kesempatan untuk mengembangkan karier pada tingkat internasional.

Keberadaan program tersebut turut melengkapi gambaran mengenai beragam jalur yang dapat ditempuh mahasiswa setelah menjalani pendidikan.

Pengembangan karier tidak hanya berkaitan dengan seberapa cepat seseorang memperoleh pekerjaan, tetapi juga mencakup kesempatan untuk memperluas pengalaman, mengembangkan kompetensi, dan menemukan lingkungan profesional yang sesuai dengan bidang keahliannya.

Melalui Wisuda ke-27, PENS mengukuhkan para lulusan dari berbagai jenjang pendidikan yang siap melanjutkan perjalanan masing-masing.

Data keterserapan lulusan dan partisipasi mahasiswa dalam program internasional menjadi bagian dari gambaran peluang yang dapat ditempuh setelah menyelesaikan pendidikan.

Pewarta: Uki Syafitri
Penyunting: Muhammad Nashir

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.