Tips Agar Tidak Sesat Saat Haji dan Umroh di Tanah Suci

270
haji dan umroh di tanah suci

Suaramuslim.net – Haji dan Umroh merupakan ibadah yang unik. Kawasan yang begitu luas,  dengan jamaah yang begitu banyak, peluang tersesat akan semakin besar dan akan menjadi kendala bagi jamaah dari Indonesia.

Ada banyak faktor yang menyebabkan seorang jamaah tersesat ketika berada di Masjidil Haram, Masjid Nabawi, serta tempat untuk beribadah lainnya. Oleh karena itu, jamaah perlu mengetahui tips umroh berikut agar tidak tersesat ketika beribadah di Tanah Suci.

Catat Hotel Tempat Anda Menginap

Ketika Anda sampai di hotel, baik di Madinah atau di Mekkah, catatlah nama, alamat, nomor telepon, nomor kamar hotel tempat Anda menginap. Jangan lupa juga untuk mencatat nomor telepon teman satu kamar, nomor telepon ketua rombongan atau ketua pembimbing sehingga Anda bisa menghubungi salah satu dari mereka ketika Anda tersesat.

Buatlah Peta Buatan

Ketika keluar dari hotel, buatlah peta petunjuk arah dan gedung-gedung yang terlihat menonjol untuk menjadi pengingat Anda. Mulai dari hotel hingga ke satu titik di Masjidil Haram atau Masjid Nabawi. Hafalkan setiap kali Anda punya waktu saat ada di hotel. Jika Anda sudah hafal, selanjutnya Anda tidak perlu lagi membawanya.

Bawalah ID Card

Setiap kali bepergian, jangan pernah lupa untuk selau membawa kartu identitas Anda. Bisa dalam bentuk fotokopi KTP, paspor, atau gelang identitas yang diberikan oleh travel agen umroh yang Anda ikuti. Sehingga ketika tersesat, Anda memiliki bukti pengenal untuk ditunjukkan saat meminta bantuan.

Pergilah Bersama Rombongan

Tips umroh agar tidak tersesat selanjutnya adalah Anda disarankan pergi bersama rombongan, baik untuk shalat di Masjidil Haram atau Masjid Nabawi, mencari makan, membeli oleh-oleh, atau sekedar jalan-jalan. Hindari pergi ke mana-mana sendiri untuk mengurangi risiko tersesat.

Waspadai Penipuan

Jamaah umroh dan haji Indonesia dikenal polos dan royal dalam membelanjakan uang untuk membeli oleh-oleh. Kasus-kasus penipuan pun sering terdengar. Untuk itu, Anda perlu menyimpan uang di tempat yang aman dan hindari memakai perhiasan secara berlebihan bagi jamaah wanita agar tidak mengundang terjadinya tindak penipuan dan kejahatan lainnya. Kenali petugas penyelenggara umroh resmi agar terhindar dari modus penipuan dan ia dapat membantu Anda mencari arah pulang ke hotel.

Jangan Panik

Ketika semua hal di atas sudah Anda lakukan dan Anda tetap tersesat, tips umroh selanjutnya adalah jangan panik. Berusahalah untuk tetap tenang karena panik hanya akan membuat Anda tidak dapat berpikir jernih dan semakin sulit untuk mengingat sesuatu. Solusinya, istirahatlah sejenak lalu cobalah berkeliling untuk mencari jalan pulang ke hotel.

Atau Anda bisa pergi ke satu titik di Masjidil Haram atau Masjid Nabawi hingga Anda ingat tentang peta yang Anda buat sendiri. Alternatif lainnya adalah Anda bisa ikut bergabung bersama dengan jamaah dari Indonesia lainnya yang sangat mudah dikenali dari baju batik yang mereka pakai. Tunjukkanlah kartu atau gelang pengenal Anda agar semakin mudah mendapatkan bantuan.

 Jangan Malu Untuk Bertanya

Pepatah ‘malu bertanya sesat di jalan’ memang begitu mengena. Jadi, jangan sungkan untuk bertanya pada petugas yang ada di sekitar Anda ketika tersesat agar mereka bisa membantu menunjukkan jalan pulang menuju ke hotel tempat menginap. Dengan melakukan tips umroh di atas, Anda dapat mengurangi resiko tersesat saat beribadah di tanah suci. (muf/smn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here