Trump Akan Akui Golan Sebagai Wilayah Israel
Presiden Amerika Donald Trump (Foto: MarketWatch)

YERUSALEM (Suaramuslim.net) – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump akan mengakui Dataran Tinggi Golan masuk sebagai wilayah Israel. Hal ini ditandai dengan penandatanganan dokumen resmi oleh Donald Trump yang akan dilakukan pada Senin (25/3) di hadapan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.

“Besok (Senin), Presiden Trump, di hadapan PM Netanyahu, akan menandatangani sebuah dekrit yang mengakui kedaulatan Israel atas Golan,” ujar Pejabat di Menteri Luar Negeri Israel Yisrael Katz melalui Twitter seperti dilansir Anadolu Agency.

Israel merebut Golan dari Suriah pada masa Perang Enam Hari di tahun 1967. Israel kini menempati sekitar dua pertiga dari Dataran Tinggi Golan yang lebih luas sebagai akibat dari konflik. Mereka pindah untuk secara resmi mencaplok wilayah itu pada 1981. Tindakan tersebut merupakan suatu tindakan dengan suara bulat ditolak pada saat itu oleh Dewan Keamanan PBB.

Trump nantinya, akan menyambut Netanyahu untuk perundingan dua hari di Gedung Putih menjelang pemilihan parlemen Israel yang akan diadakan 9 April.

Baca Juga :  Tolak Amerika, Indonesia: Dataran Golan Bagian dari Suriah

“Hubungan Israel-AS lebih dekat dari sebelumnya,” kata Katz.

Pada Kamis lalu, Trump mengatakan sudah waktunya bagi AS untuk sepenuhnya mengakui kedaulatan Israel atas Dataran Tinggi Golan. Pengumuman tersebut memicu kecaman dan kritik besar dari seluruh dunia, termasuk Dewan Hak Asasi Manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Uni Eropa (UE), Turki, dan banyak negara lainnya.

Reporter: Ali Hasibuan
Editor: Muhammad Nashir

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.