Tutup Diskotek Penjual Narkoba, Anies Tidak Khawatir Turun Pendapatan

39
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan

Jakarta (Suaramuslim.net) – Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan tidak khawatir apabila penutupan diskotek-diskotek yang menjual narkoba menurunkan pendapatan Pemprov DKI. Menurutnya diskotek bukanlah satu-satunya sumber pendapatan DKI.

“Jangan pernah merasa bahwa penutupan itu menurunkan pendapatan. Karena kita punya sumber lain, jadi kami tidak khawatir soal itu,” kata Anies sebagaimana yang dilansir Antara, Jumat (23/2).

Anies menegaskan akan menindak diskotek yang melanggar peraturan daerah (Perda) sekalipun itu harus menutup diskotek. “Begitu ada pelanggaran atas Perda, kita akan langsung beri sanksi. Bila sanksinya adalah penutupan kita langsung laksanakan,” kata Anies di Cikini, Jakarta Pusat, Jumat.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan siap untuk bertindak tegas dan bila perlu ketemu dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) terkait 36 diskotek yang diindikasi tempat beredarnya narkotika dan obat – obatan terlarang (narkoba).

Sebelumnya itu, Kepala BNN, Komjen Pol Budi Waseso mengatakan ada 36 diskotek di jakarta yang mengedarkan narkoba. Mendengar berita ini Anies Baswedan merencanakan akan menemui perwira tinggi kepolisian yang disapa Buwas ini untuk berkoordinasi.

Pada kesempatan lain, Buwas mengatakan dirinya siap ditemui apabila Pemerintah Provinsi DKI Jakarta serius untuk menutup 36 diskotek di Jakarta yang terindikasi tempat peredaran Narkoba.

“Negara kita ini perlu action, perlu perbuatan nyata. Jadi kalau hanya untuk main-main, enggak mau saya. Tapi kalau Pak Anies betul yang kasih (perintah), terus langsung ditutup, saya mau,” kata Buwas pada Kamis (22/2).

Reporter: Ali Hasibuan
Editor: Oki Aryono

SHARE
Suara Muslim adalah jejaring media, menyajikan ragam materi yang mencerahkan, menyejukkan dan menyatukan secara on air, off air dan online.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here