Vanessa Angel dan Aurat yang Telantar
Vanessa Angel (Foto: Suara.com)

Suaramuslim.net – Vanessa Angel, artis sinetron yang menjadi booming namanya setelah terungkap masuk dalam kasus prostitusi online. Pemberitaan tentangnya menggelinding seperti bola salju. Semakin hari semakin membesar dan melebar kemana-mana. Hashtag “80 juta” menjadi viral.

Namun, tulisan ini diangkat bukan untuk menghakimi Vanessa Angel. Setiap orang punya pilihan hidup dan harus bertanggung jawab dengan pilihannya. Biar kasus tersebut sampai kepada muara yang baik lagi adil bagi semua pihak.

Ada perkara yang dilanggar sebelumnya, bagi pelaku hiburan dianggap sepele. Menjaga aurat. Menutupi seluruh tubuh dengan kain (perempuan) atau sebagian tubuh (laki-laki) dianggap tabu.

Kasus tersebut menjadi mengingatkan bagaimana menjaga kemaluan itu sangat mulia. Namun sebelum ke kemaluan, ada perkara yang mestinya dijaga. Aurat. Ya, aurat. Ketika media begitu deras mengeksplor aurat dan membukanya begitu bebas, sebenarnya sebuah pintu dari kemaluan yang tidak punya rasa malu semakin terbuka lebar.

Mari tengok ayat-ayat yang mendorong untuk menutup aurat. “Katakanlah kepada wanita yang beriman,”Hendaklah mereka menahan pandangannya dan memelihara kemaluannya dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung ke dadanya dan janganlah menampakkan perhiasannya, kecuali kepada suami mereka atau ayah mereka atau ayah suami mereka atau putera-putera mereka atau putera-putera suami mereka atau saudara-saudara laki-laki mereka…” (QS An Nur: 31).

Baca Juga :  Adakah Kejujuran dari Vanessa Angel?

Perintah adalah wajib. Allah subhanahu wa ta’ala memerintahkan menutup aurat ada kebaikan yang nampak dan tidak nampak. Begitu bahaya membuka aurat, sebuah prosesi ritual telanjang yang turun temurun di sekitar Kakbah (sebelum datangnya Islam) dilarang oleh Allah. Dalam sebuah hadits disebutkan, ”Dahulu para wanita tawaf di Kakbah tanpa mengenakan busana. Kemudian Allah subhanahu wa ta’ala menurunkan ayat,”Hai anak Adam, pakailah pakaianmu yang indah di setiap (memasuki) masjid.”” (HR Muslim).

Larangan tersebut menutup celah perbuatan nista ketika beribadah. Jika aurat yang telantar tetap dibiarkan, Islam yang merupakan agama keselamatan, begitu menjaga tubuh wanita dari pelecehan mata atau tangan.

Istri-istri nabi yang begitu terjaga juga diperintah untuk menjulurkan kain-kainnya. Supaya aurat yang notabene kehormatan bagi perempuan tetap terjaga.

“Wahai Nabi, katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang mukmin,”hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka. Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak diganggu dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS Al Ahzab: 59)

Baca Juga :  Sikap Nabi Terhadap Prostitusi

Juluran jilbab ke seluruh tubuh ini dalam rangka supaya dikenal dan jauh daripada gangguan. Lebih jauh lagi tentang sebuah kehormatan dari tubuh itu sendiri.

Apakah Vanessa Angel demikian? Ah tentu ini seperti bercanda saja. Namun tulisan ini bukan dalam rangka menghakimi artis sinetron tersebut. Tulisan ini hanya sekadar mengingat kembali untuk instropeksi diri.

Setiap pribadi orang tentu punya pilihan yang wajib dipertanggungjawabkan. Tidak perlu diributkan satu sama lainnya. Pilihan dalam tulisan ini agar tidak meniru Vanessa Angel. Tentu dengan sudut yang berbeda. Sesuai dengan ajaran kenabian.

Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, ”Wahai Asma! Sesungguhnya wanita jika sudah baligh maka tidak boleh nampak dari anggota badannya kecuali ini dan ini (beliau mengisyaratkan ke muka dan telapak tangan).” (HR Abu Dawud dan Al Baihaqi. Disahihkan oleh Al Albani).

Tidak saja kepada perempuan, laki-laki juga terkena perintah yang sama. Meski wilayah aurat laki-laki lebih sempit (pusar sampai lutut). Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, ”Jagalah auratmu kecuali terhadap (penglihatan) istrimu atau budak yang kamu miliki.” (HR Abu Dawud, Tirmidzi, Nasa’i, Ibnu Majah)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here