Warung Teh Aba, Nongkrong Asyik sambil Nyeruput Teh Tarik Rempah
Seorang staf meracik teh tarik di dapur racik Teh Aba. (Foto: threelensmedia.com)

Suaramuslim.net – Nongkrong, kebiasaan yang pasti dilakukan oleh kebanyakan kaum muda milenial. Kebiasaan nongkrong bareng teman-teman bukan cuma jadi gaya hidup anak muda perkotaan, melainkan juga mereka yang tinggal di daerah. Apalagi saat ini hampir di berbagai daerah di Indonesia sudah banyak dijumpai kedai atau warung kopi berkonsep modern ala anak milenial. Salah satu contohnya, warung Teh Aba yang ada di Palembang.

Menurut kabar, warung Teh Aba jadi tempat nongkrong hits di kalangan milenial Palembang lho. Lokasi gerainya terbilang strategis, berada di seberang Halte Gajah Mada, berdekatan dengan pusat kuliner Palembang, mal, dan pusat bisnis. Pengunjung yang datang berasal dari lintas negara. Di antaranya dari Belanda, Jerman, Uzbekistan, India, Korea Selatan, Jepang, Amerika, juga Malaysia.

Menurut pengakuan dari manajer Teh Aba yang dikutip oleh salah satu portal online Palembang, warung ini tidak pernah sepi dari pengunjung asing. Ini karena lokasinya yang berdekatan dengan hotel tempat para bule menginap.

Warung Teh Aba tampak depan. (Foto:  
feastit.blogspot.com)
Warung Teh Aba tampak depan. (Foto:
feastit.blogspot.com)

Tempat nongkrong yang berlokasi di Jalan A Rivai nomor 45, Sumatera Selatan ini diketahui punya konsep bangunan sederhana tapi unik. Arsitektur bangunannya menggunakan kayu khas Palembang yang dipadukan dengan konsep Grand House Mediterania, sehingga mengesankan minimalis modern. Konsep gerainya begitu instagramable, dinding gerai dibuat pecah-pecah bergaya rustic (unfinished) ala pinterest. Karena begitu ikonik, sehingga dijadikan background bagi pengunjung yang hobi berswa foto. 

Baca Juga :  10 Destinasi Kuliner di Kota Bengawan

Hal menarik lain dari warung ini terletak pada menu hidangannya. Pengunjung akan merasakan sensasi kenikmatan berbeda ketika menyeruput secangkir teh racikan khas dengan campuran rempah terbaik khas Nusantara. Menu unggulannya adalah teh Chai, sebutan bagi orang India, sementara di Indonesia dikenal dengan nama teh tarik. Penyajiannya bisa dilakukan dengan cara diseduh atau dicampur (mix) dengan sirup buah.

Teh Chai (Foto: Instagram @teh_aba)
Teh Chai (Foto: Instagram @teh_aba)

Warung Teh Aba punya 22 menu teh favorit. Teh chai atau teh tarik rempah punya beragam variasi sesuai dengan jenis rempah yang digunakan. Teh Masala merupakan jenis chai yang begitu diminati pengunjung. Komposisinya terdiri dari 7 rempah kualitas terbaik yang dicampur dengan bubuk teh rahasia. Varian lain ada chai elaichi, chai ginger, dan varian teh beng madu dan kopi tarik rempah. Intinya semua minuman di Teh Aba menjadi spesial karena ada campuran rempah di dalamnya.

Selain teh, warung Teh Aba juga menyajikan sekitar 102 menu masakan khas Timur Tengah. Untuk menu camilan, pengunjung bisa mencoba tandoori, roti canai, roti naan, martabak telor kuah kari, dan martabak telor mozzarella. Sementara hidangan makanannya ada kambing bakar Afrika, nasi goreng merah, nasi goreng kambing, dan nasi minyak.

Baca Juga :  Rekomendasi Masakan Khas Bali yang Halal

Khusus menu nasi minyak hanya disajikan setiap hari jumat saja. Bagi pengunjung yang tidak suka dengan masakan Timur Tengah bisa memilih menu nasi liwet.

Warung Teh Aba tiap harinya mulai dibuka sejak pukul 4 sore hingga 10 malam. Khusus bulan puasa, pengunjung disarankan untuk melakukan reservasi minimal 2 jam sebelum kedatangan. Anjuran ini diberlakukan untuk mengantisipasi lamanya proses pelayanan karena terlalu banyaknya pengunjung yang mau berbuka di sana.

Suasana nongkrong bersama teman semakin asyik dengan adanya aksi menarik dari Chai Wallah. Yaitu seorang peracik teh tarik yang mengenakan songkok tinggi dengan busana bermotif songket khas Palembang.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.