10 Destinasi Kuliner di Kota Bengawan | Suaramuslim.net
Pasar Gede, Solo. (Foto: destinasian.co.id)

Suaramuslim.net – Kota Surakarta atau Solo dikenal sebagai kota yang tenang dan damai. Kota dengan slogan “The Spirit of Java” ini, termasuk salah satu kota tujuan wisata yang populer di Jawa. Kota Solo terkenal memiliki banyak destinasi wisata sejarah dan budaya. Selain destinasi wisata yang beragam, kota Solo juga memiliki daya tarik tersendiri di bidang kuliner

Ragam kuliner khas Solo memang luar biasa banyak. Kebanyakan kuliner yang ada di kota Solo merupakan kuliner yang sudah bertahan selama puluhan tahun. Namun walaupun sudah diwariskan dari generasi ke generasi, para penerus tetap mempertahankan resep asli. Jadi soal rasa dijamin tetap asli dan otentik, tidak ada yang berubah. Nah, bagi Anda yang sedang atau berencana berlibur ke Kota Batik, sempatkan untuk mengunjungi destinasi wisata kuliner Kota Solo di bawah ini.

Angkringan atau Wedangan Pendopo

Angkringan ini merupakan langganannya Presiden Joko Widodo. Lokasinya berada di area seberang Rumah Turi Hotel, tepatnya di jalan Srigading I No 7, Turisari, Mangkubumen, Solo. Jika Anda berencana ingin nostalgia dengan keadaan zaman dulu, Anda wajib mendatangi dan mencicipi menu angkringan di sini.

Wedangan Pendopo
Wedangan Pendopo. (Foto: destinasian.co.id)

Menunya beragam mulai dari khas angkringan seperti aneka sate jeroan, telur puyuh, dan kikil, hingga sosis solo dan hidangan nasi seperti sego jangan ndeso yang rasanya pedas, juga sego teri berbalut daun pisang. Ada pula hidangan penutup sate pisang keju dan minuman temu lawak segar, pun aneka wedang seperti ronde, jahe, dan wedang tape. Pasalnya, Wedangan Pendopo tidak hanya terkenal dengan makanannya, tapi juga tata ruangnya yang unik dan klasik. Di setiap sudut Wedangan Pendopo dihiasi pernak-pernik antik bernilai seni tinggi. Cocok dinikmati sambil bersantai menikmati secangkir jahe panas dan aneka panganan tradisional.

Timlo Sastro

Timlo sastro yang juga dikenal dengan nama Timlo Sastro Balong ini berlokasi di salah satu sudut Pasar Gedhe Kota Solo. Seporsi timlo sastro komplet ini isinya terdiri dari potongan hati ampela, telur pindang dan sosis solo dengan kuah yang bening. Warung makan Timlo Sastro ini sudah buka sejak tahun 1952 lho, karena itu warung ini juga sudah terkenal banget di kota Solo. Kalau Anda ingin menikmati lezatnya Timlo Sastro, Anda bisa mengunjungi warung ini dari jam 06.30 hingga jam 15.30 WIB.

Baca Juga :  Soerabaia Tempo Doeloe “Es Gronjong“

Sate Buntel Mbok Galak

Sate Buntel adalah daging kambing cincang yang “dibuntel” atau dibungkus dengan lemak kambing. Sate ini kemudian dibakar layaknya sate pada umumnya. Warung Mbok Galak sebenarnya menyediakan berbagai menu olahan kambing, tapi sate buntel tetap jadi primadona di warung ini. Buka sejak jam 6 pagi hingga jam 4 sore, Anda bisa menemukan warung ini di Jalan Mangun Sarkoro No. 122, Banyuanyar.

Gudeg Ceker Bu Kasno

Bukan hanya Jogja yang punya kuliner gudeg. Di Solo, Anda juga bisa menikmati gudeg enak di Gudeg Ceker Bu Kasno. Menariknya, meski hanya buka saat dini hari, kuliner yang berada di Jalan Monginsidi No 41 – 43, Banjarsari ini selalu ramai pembeli. Hal ini tentu tidak terlepas dari cita rasa gudeg yang begitu nikmat. Salah satu menu favorit para pembeli adalah ceker gudeg. Tekstur dari ceker ini begitu lunak, sehingga mudah dinikmati. Tak ketinggalan bumbu gudeg yang terasa begitu pas. Anda dijamin akan ketagihan!

Tengkleng Bu Edi

Tengkleng merupakan hidangan khas Solo yang mirip dengan gulai dan berisi daging kambing. Di zaman dahulu, tengkleng ini identik dengan makanan orang miskin karena masakan ini hanya berupa tulang dengan sedikit daging. Namun saat ini, Tengkleng sudah menjadi makanan kegemaran banyak orang dari berbagai lapisan. Kalau Anda penasaran pengen mencicipi kuliner legendaris yang sudah berdiri sejak tahun 1971 ini, Anda bisa datang ke pasar Klewer. Tengkleng Bu Edi buka setiap hari mulai jam 1 siang dan biasanya sudah habis hanya dalam waktu 2 hingga 3 jam saja.

Baca Juga :  Tren Wisata Kuliner

Tahu Kupat “SARI” Pak Brewok

Hampir mirip dengan tahu gimbal Semarang, sepiring tahu kupat Solo terdiri dari ketupat, tahu goreng, mie kuning, kol, dan tauge. Isian tersebut kemudian diguyur air bawang dan kuah kecap serta ditaburi irisan daun seledri dan bawang goreng. Jika menyukai cita rasa pedas, tinggal tambahkan irisan cabe rawit sesuai selera. Meskipun pedagang tahu kupat di Solo terbilang banyak, salah satu yang jadi rekomendasi adalah tahu kupat “SARI” Pak Brewok yang ada di Jalan RM Said. Sejak jam 7 pagi hingga jam 5 sore, warung tahu kupat ini siap melayani pembeli yang mampir untuk menikmati cita rasa manis dan gurih dari sepiring tahu kupat khas Solo.

Nasi Liwet Wongso Lemu

Tak lengkap rasanya berkunjung ke Solo tanpa menyantap nasi liwet. Dan salah satu yang sudah tersohor adalah Warung Nasi Liwet Wongso Lemu di Jalan Teuku Umar, Keprabon. Warung nasi liwet ini memang sudah berdiri sejak tahun 1950 hingga saat ini dikelola oleh cucu dari Bu Wongso Lemu, Ati Tri Wulandari. Nasi gurih yang dipadu suwiran ayam, telur rebus, sayur labu, dan areh begitu nikmat disantap di tengah hangatnya suasana Solo di malam hari. Setiap harinya warung ini buka dari jam 4 sore hingga jam 1 dini hari. Tak perlu ragu untuk mampir karena seporsi nasi liwet hanya berharga antara 10 ribu rupiah hingga 17 ribu rupiah saja.

Serabi Notosuman

Terkenal sejak 1923, Serabi Notosuman Solo adalah primadona di kalangan para pelancong. Serabi yang lembut dengan bagian pinggiran yang renyah ini memang salah satu pilihan oleh-oleh utama dari Solo. Terbuat dari campuran tepung beras dan santan, adonan srabi dimasak dalam cetakan di atas tungku-tungku kecil. Srabi Notosuman punya dua varian rasa, polos dan coklat. Satu porsi serabi polos berisi 10 buah dibanderol 20 ribu rupiah, sedangkan yang rasa coklat 25 ribu rupiah.

Baca Juga :  Soerabaia Tempo Doeloe “Es Poeter“
Serabi Notosuman
(Foto: destinasian.co.id)

Cukup murah, kan? Nah, buat Anda yang bingung memilih camilan atau buah tangan ketika di Solo, bisa berkunjung ke gerai Srabi Notosuman yang ada di Jalan Mohammad Yamin No 28 ini.

Soto Gading

Jika berada di kawasan Gading Kidul saat pagi hari, Anda wajib mampir ke Nasi Soto Gading di Jalan Brigjen Sudiarto No 75. Buka pukul 06:00, Nasi Soto Gading sangat cocok dijadikan menu sarapan. Satu porsi soto terdiri dari nasi, sohun, suwiran daging ayam, dan kentang yang disiram kuah bening. Anda juga bisa menambah lauk lain jika mau, seperti ampela, sate usus, dan sate telur puyuh.

Kabarnya, Nasi Soto Gading ini juga menjadi wisata kuliner Solo langganan para pejabat negara, lho. Beberapa yang pernah mampir ke sini adalah Presiden Joko Widodo, Agum Gumelar, dan Megawati.

Es Dawet Telasih Bu Dermi

Setelah lelah berkeliling kota Solo yang cuacanya terbilang panas, sebaiknya segera mampir ke Pasar Gede. Di sana, Anda bisa menemukan kios Es Dawet Telasih Bu Dermi yang selalu ramai pembeli. Hanya dengan 5 ribu rupiah Anda bisa menikmati semangkuk es yang berisi bubur ketan hitam, bubur sumsum, tape ketan, cendol, dan biji telasih. Dijamin segar dan mengenyangkan, deh!

Jadi ngiler ya? Tempat mana saja yang sudah pernah Anda datangi? Kalau belum, langsung buktikan sendiri, rasanya tidak akan menipumu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.